catrawarta.com — Warganet Indonesia terkenal kekompakannya sejagad. Setiap kali ada persoalan, terutama kriminal, mereka sangat cepat melakukan analisis dan hasilnya ”presisi”. Mereka bergerak melalui jaringan media sosial, membongkar dan mengulik dari berbagai sudut pandang. Tentara Israel saja pernah mengeluh karena gempuran netizen Indonesia.
Mereka bergerak tanpa dikomando, tidak dibayar dan menelisik hingga detil sesuai kemampuan teknologi digital. Seperti pada kasus meninggalnya seorang ASN di parkiran Bandara Djuanda Surabaya. Perempuan berinisial RYS berusia 50 tahun ditemukan meninggal di dalam mobil dinas.
Polisi menduga yang bersangkutan sudah beberapa hari meninggal terlihat dari keluarnya cairan dan pembengkakan badan. Ada tanda-tanda lebam di beberapa tempat. Barang berharga milik korban hilang, ada perhiasan emas dan telepon genggam.
Tanpa menunggu lama, netizen bergerak. Berbagai akun di Instagram melakukan penelusuran, lainnya menjawab akan memantau situasi di sekitar Jawa Timur. Bahkan yang tinggal di luar Jatim pun juga bergerak. Sedikit demi sedikit, susunan dan kronologi mulai tertata.
Bukan hanya itu, mereka juga berhasil mengulik kamera cctv dan memperlihatkan kepada publik. Ada sosok pria memegang kemudi di mobil dinas RYS. Ia terlihat di kamera cctv ketika sedang mengambil tiket parkir bandara. Sayangnya, pria tersebut memakai masker dan topi, diduga sebagai penyamaran.
Dugaan Pelaku
Pengacara korban, Risang Bima Wijaya membenarkan foto dari tangkapan cctv yang beredar di media sosial diduga sebagai pelaku. Ia bahkan menyebut pelaku telah diamankan tetapi belum ada keterangan resmi dari kepolisian.
Ia meyakini tangkapan layar cctv sangat jelas memperlihatkan tampang pemegang kemudi mobil RYS. Memang pada awal tampak mengenakan masker sehingga masih mengundang tanya. Setelah itu, muncul lagi sejumlah foto bahkan rekaman video yang memperlihatkan secara jelas menit-menit akhir sebelum korban meninggal.
Ada kemiripan antara pakaian sosok pengemudi, model rambut, kacamata. Pakaian berupa kaos memiliki gambar yang khas dan identic dengan pengemudi pemakai masker saat memasuki pakiran Bandara Djuanda.
Pada kasus sebelumnya, netizen juga gerak cepat mencari pelaku penganiayaan seorang perempuan di Bandung. Mereka langsung membongkar segala hal terkait pelaku mulai dari foto hingga posisi keberadaan pelaku.
Pelaku akhirnya menyerah dan polisi menjemputnya di rumah seorang teman. Ia memang berencana menyerahkan diri apalagi netizen dan masyarakat memburunya. Seseroang yang memiliki kemiripan wajah dengan pelaku sempat khawatir keluar rumah. Namun hal-hal yang tidak diinginkan tak terjadi karena pelaku sudah diamankan.

