catrawarta.com — Kabar gembira bagi lulusan SMA/SMK dan sederajat. Ada kuota 10.000 bagi mahasiswa baru UGM. Kuota tersebut untuk program sarjana dan sarjana terapan tahun 2026.
Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Dr Sigit Priyanta mengungkapkan formasi tersebut. Ia menjelaskan, seluruh kuota merupakan jalur seleksi masuk UGM melalui SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri.
Mengacu pada kuota tahun lalu, prosentase kuota jumlah mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebesar 30 persen, lalu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBT) 30 persen, dan Seleksi Mandiri sebesar 40 persen.
”Untuk pembagian persentase kuota ini masih dalam proses terkait permintaan data jumlah kuota di masing-masing jalur. Sementara ini UGM masih menggunakan kuota persentase tahun lalu,” papar Sigit.
Jalur Program Internasional
Selain membuka jalur reguler, UGM juga membuka jalur seleksi dengan membuka pendaftaran untuk program International Undergraduate Program (IUP). Pada jalur tersebut, UGM memberikan kuota sebanyak 1.000 mahasiswa.
Sigit menambahkan, untuk gelombang pertama pendaftaran jalur IUP sudah mulai sejak 20 Januari hingga berakhir 19 Februari 2026. Tahun ini, IUP UGM akan membuka 31 program studi.
”Program IUP menjadi program unggulan dari UGM yang secara menyeluruh memiliki standar internasional. Dengan memiliki lingkungan berbasis internasional, program IUP bekerja sama dengan mitra-mitra internasional, dalam proses pembelajaran atau ketika melakukan kegiatan international,” paparnya.
Keunggulan program IUP terletak pada jumlah mahasiswa yang diterima hanya sedikit. Hal itu membuat interaksi dan diskusi dalam kelas selama proses pembelajaran dapat lebih intens. Dengan begitu, kesempatan meningkatkan hard skill dan soft skill akan lebih terbuka.
Selain itu, dalam program IUP wajib bagi setiap mahasiswa untuk mengikuti international exposure. Melalui program tersebut, mahasiswa telah disiapkan secara struktur untuk dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya yang berskala global.
Seleksi Program Internasional
Mekanisme proses seleksi program IUP UGM berbeda dengan program reguler. Proses seleksi berlangsung secara luring di kampus UGM, baik gelombang 1, 2 dan 3. Gelombang dua akan berlangsung secara daring.
Para calon pendaftar program IUP UGM wajib memiliki akun di laman admission.ugm.ac.id. Dalam laman tersebut, selain digunakan untuk melakukan pendaftaran, terdapat pula informasi yang lengkap seputar pendaftaran program IUP sekaligus persyaratan berkas yang harus dipersiapkan.
Setelah proses review administratif, akan dilakukan proses seleksi tes bahasa Inggris, tes potensi akademik, seleksi wawancara, GMST, SJT, atau focus group discussion yang tergantung pada masing-masing fakultas.
Program Internasional Fakultas Teknik
Fakultas Teknik program tersebut proses seleksinya sama dengan fakultas lain, hanya saja perlu melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris. Lampiran kemampuan bahasa Inggris tersebut kemudian diseleksi, apakah telah memenuhi syarat atau belum dengan melihat jumlah skor dan kualifikasi penyelenggara tes tersebut.
”Bagi yang telah memenuhi syarat, dapat otomatis lolos dari seleksi kemampuan bahasa Inggris dan tidak perlu melakukan tes lagi,” imbuh Sigit.
Sekedar informasi, pendaftaran program IUP UGM terdapat tiga gelombang. Pada gelombang pertama yang sedang berlangsung ini tersedia kuota mahasiswa yang lebih banyak dibandingkan dengan gelombang kedua dan ketiga.
Sigit menyarankan bagi caloan mahasiswa UGM yang memang merencanakan studinya untuk masuk ke jalur yang kelas IUP, prioritas ada pada gelombang pertama.

Othok Obrol, Wayang Rakyat Wonosobo Nyaris Punah 