Warta

Iran Siapkan Target Infrastruktur di Teluk, 8 Jembatan Masuk Daftar

catrawarta.com — Iran dilaporkan menetapkan delapan jembatan strategis di kawasan Teluk sebagai target potensial serangan balasan setelah Amerika Serikat (AS) membombardir jembatan...

Konflik iran   as  israel
Konflik Iran - AS & Israel.

catrawarta.comIran dilaporkan menetapkan delapan jembatan strategis di kawasan Teluk sebagai target potensial serangan balasan setelah Amerika Serikat (AS) membombardir jembatan tertinggi di negara tersebut.

Informasi tersebut disampaikan oleh kantor berita semi-resmi Fars News Agency yang mengutip sumber dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Dalam laporannya, disebutkan bahwa sejumlah infrastruktur vital telah diidentifikasi sebagai bagian dari respons Iran.

“Delapan jembatan penting di kawasan Teluk dan Yordania telah dimasukkan dalam daftar target,” demikian laporan Fars News Agency, Kamis (3/4).

Jembatan yang disebutkan antara lain Jembatan Sheikh Jaber Al-Ahmad Al-Sabah di Kuwait, Jembatan King Fahd yang menghubungkan Arab Saudi dan Bahrain, serta beberapa jembatan utama di Uni Emirat Arab seperti Sheikh Zayed dan Al Maqta. Selain itu, sejumlah jembatan di Yordania juga masuk dalam daftar tersebut.

Langkah ini muncul setelah serangan militer AS yang menghantam jembatan B1 di Karaj, sekitar 35 kilometer dari Teheran. Jembatan tersebut diketahui merupakan jembatan tertinggi di Iran dan masih dalam tahap pembangunan.

Dalam laporan yang sama, sumber IRGC yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa serangan tersebut akan mendapat respons. “Serangan terhadap jembatan B1 merupakan bagian dari tekanan militer yang terus meningkat terhadap Iran,” ujar sumber tersebut, seperti dikutip Fars News Agency.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Presiden Donald Trump sebelumnya memperingatkan kemungkinan adanya tindakan militer lanjutan terhadap Iran.

Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka akibat serangan tersebut, meski hingga kini belum ada data resmi mengenai jumlah korban.

Pengamat menilai penetapan target terhadap infrastruktur strategis berpotensi memperluas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Sementara itu, negara-negara di kawasan Teluk dilaporkan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perkembangan situasi.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari negara-negara yang disebut dalam daftar target tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *