catrawarta.com — catrawarta.com – Gunung Dukono di Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Sabtu (18/4) pagi, dengan kolom abu mencapai sekitar 900 meter di atas puncak. Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, dalam sepekan terakhir gunung ini telah mengalami belasan kali erupsi, menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi.
PVMBG menetapkan status Gunung Dukono pada Level II (Waspada), dan mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah.
“Masyarakat di sekitar gunung diharapkan tidak mendekati Kawah Malupang Warirang karena potensi bahaya erupsi masih berlangsung,” demikian peringatan resmi PVMBG.
Selain erupsi, aktivitas kegempaan juga tercatat intens, dengan ratusan gempa letusan dalam satu hari pengamatan.
Pengamat kebencanaan dari UGM, Sutopo Purwo Nugroho (dalam berbagai kajian kebencanaan), menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan.
“Yang paling penting bukan hanya memantau, tetapi memastikan masyarakat paham apa yang harus dilakukan,” ujarnya dalam analisis kebencanaan sebelumnya.
Fenomena ini kembali mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara cincin api Pasifik memiliki risiko bencana yang tidak pernah benar-benar berhenti—hanya bergeser dari satu titik ke titik lain.

Gangguan Otak Makin Meningkat, Sering Lupa dan Tidak Fokus 