Catra Cendekia

Gangguan Otak Makin Meningkat, Sering Lupa dan Tidak Fokus

catrawarta.com — catrawarta.com – Lupa, tidak fokus sehingga menjadi bingung sering dianggap sebagai hal biasa. Padahal, itu sebenarnya bisa mengarah ke gangguan...

Man in a green button up shirt pinching his nose with eyes closed looking fatigued against a light striped background
Ilustrasi seseorang susah fokus.(Sumber: Freepik)

catrawarta.comcatrawarta.com – Lupa, tidak fokus sehingga menjadi bingung sering dianggap sebagai hal biasa. Padahal, itu sebenarnya bisa mengarah ke gangguan otak yang dikenal dengan istilah Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Dalam bahasa yang sederhana, ADHD yakni gangguan pemusatan perhatian seperti lupa, tidak fokus, hipertaktif. Ini banyak menimpa anak-anak meskipun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada orang dewasa.

Menurut psikolog dari Fakultas Psikologi UGM, Diana Setiyawati PhD, kondisi tersebut sering kali tidak disadari oleh orang awam dan bisa mengganggu produktivitas sehari-hari.

”Pada orang dewasa, gejala itu biasanya muncul dalam bentuk yang samar, akan tetapi tetap saja mereka yang mengalami gejala akan mengalami kesulitan untuk fokus, kesulitan mengelola waktu, dan sulit mengendalikan emosi sehingga dapat mengganggu produktivitas sehari-hari,” papar Diana dalam keterangan persnya.

Berjuang Melawan ADHD

Ia mengungkapkan ADHD pada orang dewasa terjadi akibat terlambat diagnosis. Pasalnya, orang dewasa kerap menganggap gejala bagi penderita ADHD idak terlalu mengganggu. Apalagi masih ada stigma yang menyebutkan orang dengan ADHD terlihat baik-baik saja.

”Padahal mereka sebenarnya sedang melawan kondisi yang dialami,” ujar Diana.

Menurutnya, apabila kondisi tersebut tidak segera teratasi akan menimbulkan dampak bagi penderitanya. Mereka akan mengalami kondisi tidak produktif, sehingga banyak hal yang tidak dapat dilakukan.

Para penderita gejala ADHD sering menjadi pelupa dan sulit berkonsentrasi ketika mengerjakan sesuatu. Bahkan dampak lebih jauh, dapat menyebabkan mengalami underachiever.

Ia menegaskan kondisi tersebut sudah pasti dialami oleh orang dengan gangguan mental. Salah satu ciri mental illness adalah tidak produktif karena sering pelupa dan susah fokus.

Diana menegaskan penderita ADHD pada orang dewasa masih bisa disembuhkan. Melalui pendekatan terapi atau psikiater dengan saran konsumsi obat untuk menjaga fokus, gejala itu perlahan dapat disembuhkan.

Hanya saja, perlu diingat, untuk mengatasi hal itu lebih baik dari manajemen diri denga pendampingan psikolog atau psikiater.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *