Warta

Godzilla El Nino Mengancam, Pertanian Jadi Prioritas Utama Mitigasi Bencana

catrawarta.com — Fenomena El Nino menyita perhatian global setelah suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat drastis dan mengacaukan pola cuaca dunia....

EL NINO: Ilustrasi lahan pertanian yang terancam kekeringan akibat El Nino.(Sumber: kementan)

catrawarta.comFenomena El Nino menyita perhatian global setelah suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat drastis dan mengacaukan pola cuaca dunia. Para pakar memprediksi El Nino kali ini tidak sama dengan sebelumnya. Mereka menyebut Godzilla El Nino.

Daya rusak Godzilla El Nino lebih dasyat dibandingkan yang pernah terjadi. Bakal terjadi kekeringan luar biasa di muka bumi. Karena itu, lahan pertanian pangan perlu mendapat perhatian khusus.

Di Indonesia, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat memimpin langkah mitigasi menghadapi potensi ancaman El Nino melalui implementasi lima strategi utama di lapangan. Langkah strategis fokus menyasar periode kritis April–Juni 2026 demi menjamin stabilitas produksi pangan nasional.

Amran menegaskan, peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai kehadiran El Nino merupakan alarm serius yang menuntut aksi nyata.

”Sesuai dengan peringatan dari BMKG bahwasanya ada El Nino yang cukup mengkhawatirkan. Kita perlu melakukan langkah-langkah strategis dan percepatan,” ungkap Amran.

Perkuat Stok Pangan

Saat ini, jelasnya, pemerintah terus memperkuat stok pangan nasional sebagai bantalan menghadapi risiko kekeringan. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang berhasil mengamankan stok dalam jumlah besar.

”Sekarang stok pangan kita 4,4 juta ton, insya Allah bisa mencapai 5 juta ton,” tandasnya optimistis.

Guna menjaga momentum tersebut, strategi pertama dimulai dengan memetakan wilayah rawan kekeringan secara detail melalui early warning system. Strategi kedua menitikberatkan pada optimasi pengelolaan air, mulai dari rehabilitasi jaringan irigasi hingga penguatan sistem pompanisasi di berbagai wilayah yang terdampak kemarau.

Pada langkah ketiga, Amran mendorong percepatan tanam di wilayah yang masih memiliki potensi cadangan air seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Ia minta daerah melakukan percepatan.

Strategi keempa memaksimalkan pemanfaatan lahan rawa dan cetak sawah tanpa jeda untuk mengejar target produksi. Sementara strategi kelima fokus pada penguatan koordinasi lintas sektoral antara pemerintah pusat, daerah, hingga TNI guna memastikan seluruh program mitigasi berjalan efektif di tingkat petani.

Kebutuhan Sarana Irigasi

Amran juga meminta pemerintah daerah proaktif mengusulkan kebutuhan sarana irigasi agar penyesuaian anggaran bisa dilakukan seketika. Bahkan daerah seluruh Indonesia yang masih membutuh irpom diminta segera mengusulkan sekarang via online.

Ia menekankan keberhasilan upaya tersebut sangat ditentukan oleh kecepatan gerak selama tiga bulan ke depan. Ia menyebut periode ini sebagai masa penentu bagi nasib pangan nasional. Menurutnya yang menentukan selama April-Juni.

Di tengah krisis ekonomi dunia, Amran meyakini sektor pertanian mampu tampil sebagai pilar stabilitas negara. Pada saat krisis ekonomi dunia, pertanian tampil untuk mitigasi risiko dan menstabilkan pangan.

”Kunci utama keberhasilan bukan pada rencana di atas kertas, melainkan eksekusi nyata di setiap jengkal sawah. Tolong gerakkan di lapangan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *