catrawarta.com — Ada saja penumpang kerera api lalai membawa barang bawaannya. Nilainya dalam setahun mencapai Rp 2,4 miliar. Seluruh barang tersimpan aman dan sebagian sudah diambil pemiliknya.
”Kami beri pelayanan terbaik kepada pelanggan, salah satunya melalui layanan Lost and Found atau penanganan barang tertinggal di stasiun maupun di atas kereta api,” tutur Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
Ia menerangkan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta berhasil mengamankan sebanyak 1.306 barang tertinggal milik pelanggan.
Dari jumlah tersebut, barang yang tercatat terdiri atas serta 622 barang berharga, 659 barang biasa, 25 makanan dengan estimasi total nilai mencapai Rp 2,46 miliar.
”Sebanyak 909 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, 278 barang diserahkan kepada dinas sosial, dan 119 barang masih dalam proses penelusuran kepemilikan,” ungkap Feni.
Jaga Kepercayaan Pelanggan
Ia menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan integritas layanan KAI Daop 6 Yogyakarta dalam menjaga kepercayaan dan kenyamanan pelanggan. Barang bawaan pelanggan merupakan tanggung jawab masing-masing namun demikian adanya layanan Lost and Found merupakan wujud komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta dalam memberikan rasa aman dan nyaman.
”Setiap barang yang tertinggal ditangani secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab hingga kembali ke tangan pemiliknya,” tandas Feni.
Ia menambahkan keberhasilan pengembalian barang tidak lepas dari sistem pelayanan yang terintegrasi serta peran aktif petugas KAI yang sigap mengamankan setiap barang yang ditemukan.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap teliti dan fokus agar barang bawaan tidak tertinggal di atas kereta maupun di stasiun.
Namun demikian, pelanggan tidak perlu ragu untuk melaporkan kepada petugas stasiun atau di atas kereta jika ada barang yang tertinggal atau tertukar, bisa juga menghubungi Customer Service atau Contact Center KAI 121.

Terjadi Gempa Tektonik di Gunungkidul, Belum Ada Laporan Kerusakan 