catrawarta.com — Lonjakan jumlah wisatawan di kawasan pantai Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terjadi secara signifikan selama libur Lebaran tahun ini. Sejak hari pertama setelah Lebaran (H+1), kawasan wisata terutama di pantai selatan sudah dipadati pengunjung dan kendaraan.
Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan pada H+1 tercatat sebanyak 11.926 wisatawan dengan pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp 148 juta. Angka tersebut melonjak tajam pada H+2 menjadi 26.029 pengunjung dengan pemasukan sebesar Rp 305 juta. Ia menambahkan bahwa jumlah wisatawan masih terus bertambah dan belum seluruhnya terdata.
Kepadatan wisatawan berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di sejumlah jalur menuju destinasi wisata. Antrean panjang mobil dan sepeda motor terlihat terutama di akses utama menuju kawasan pantai selatan. Jalur Yogya–Wonosari masih menjadi rute favorit wisatawan.
Perbedaan Waktu Perayaan Lebaran
Fenomena perbedaan waktu perayaan Lebaran tahun ini turut menjadi faktor pendorong meningkatnya kunjungan. Arus wisatawan tidak terpusat pada satu hari, melainkan tersebar dalam rentang waktu yang lebih panjang. Kondisi ini dinilai mampu mengurangi penumpukan ekstrem sekaligus memperpanjang masa kunjungan wisata.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko, menyebutkan bahwa volume kendaraan wisatawan dan pemudik tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi kemacetan, masyarakat telah diimbau memanfaatkan jalur alternatif seperti Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), khususnya dari Bantul menuju Gunungkidul hingga Wonogiri, Jawa Tengah.
Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, pemerintah daerah optimistis jumlah wisatawan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, setidaknya hingga akhir pekan.

Pendidikan Jangan Jadi Tumbal Energi 