catrawarta.com — Tradisi mudik yang akan dimulai minggu depan adalah peristiwa istimewa bagi masyarakat Indonesia. Momen melakukan perjalanan untuk bertemu keluarga yang ada di daerah asal. Untuk keperluan itu, InJourney Airports menghadirkan hangatnya nuansa ramadhan di bandara melengkapi perjalanan pemudik.
Seperti terlihat di Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) Tangerang, setiap terminal penumpang bersolek dengan desain tematik yang unik dan berbeda. Pada masa arus mudik tahun ini, Bandara Soeta merupakan bandara tersibuk di Indonesia dengan jumlah penumpang pesawat rata-rata sebanyak 150.000 penumpang setiap harinya. Pada momen arus mudik Lebaran, jumlah penumpang bisa meninggi, sehingga makin sibuk.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan, desain tematik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mengusung tema Serene Crescent yang menampilkan keanggunan nusantara berpadu dengan dengan aura syahdu dan sakral.
“Di setiap pintu masuk Terminal 3, terdapat tunnel gate yang didominasi palet warna biru yang menenangkan berpadu dengan deretan lentera artistik. Tunnel gate ini seakan mengantarkan travelers untuk bersiap melakukan perjalanan dan merasakan pengalaman perjalanan tanpa hambatan (seamless journey experience),” jelas Mohammad R Pahlevi.
Setelah melintasi tunnel gate ini,_travelers dan pengunjung melangkah ke area check-in, untuk menjumpai focal point berupa instalasi megah berbentuk kubah ornament. Instalasi kubah berukuran 9 x 9 meter ini menjulang di atas area seluas 12 x 21 meter, memadukan kekayaan nusantara lewat sentuhan motif batik dan keindahan arsitektur Timur Tengah. Di dalam area ini terdapat tanaman hidup, panggung aktivasi serta dekorasi lentera yang memperkuat nuansa teduh.
Adapun Terminal 1 dan Terminal 2 menghadirkan desain tematik Desert Harmony yang terinspirasi dari kehangatan warisan budaya nusantara dibalut dengan palet warna terakota. Warisan budaya nusantara dalam desain tematik ini dihadirkan dengan motif batik bernuansa bumi, elemen rotan dan jati serta anyaman, yang juga dilengkapi dengan lentera artistik.
Bandara-bandara lain di bawah InJourney Airports turut menghadirkan desain tematik Serene Crescent Di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, instalasi nuansa ramadan dilakukan mulai 5 Maret 2026 dan pada 9 Maret 2026 mulai dilakukan instalasi focal point sebagai pusat perhatian di terminal yang juga bisa figunakan titik temu atau tempat berfoto.
Mohammad R Pahlevi menuturkan, dua bandara tersibuk di Indonesia yakni Soekarno-Hatta Tangerang dan I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi pilot project dalam instalasi tematik ini. Penumpang pesawat yang melalui bandara-bandara lain juga akan menjumpai desain tematik serupa. Tentunya desain tematik ini jdisesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bandara, sehingga dapat menghadirkan layanan terbaik.

Tekan 184, Mau Lapor Peyalahgunaan Narkotika atau Ingin Rehabilitasi? 