catrawarta.com — Aktor peraih Oscar Leonardo DiCaprio menyampaikan keprihatinannya terhadap masa depan bioskop di tengah perubahan besar yang terjadi di industri film global. Ia menilai perombakan di studio-studio film dan pesatnya layanan streaming telah mengubah cara penonton menikmati film.
Dalam wawancara dengan The Times yang dikutip laman Deadline, Sabtu (3/1/2025), DiCaprio menyebut dunia perfilman tengah berada dalam fase transisi cepat. Ia mempertanyakan apakah publik masih memiliki selera untuk menonton film di layar lebar.
“Perubahannya sangat cepat. Kita sedang menyaksikan transisi besar,” ujarnya seperti diberitakan antaranews.com.
DiCaprio mencontohkan film dokumenter kini nyaris menghilang dari bioskop, disusul film drama yang hanya diputar singkat sebelum beralih ke platform streaming. Menjaga Film Tetap Tayang menurutnya, tantangan menjaga film tetap tayang di bioskop semakin berat. Bahkan, ia membandingkan kemungkinan masa depan bioskop dengan ruang hiburan yang kian eksklusif dan terisolasi.
DiCaprio menilai tahun ini menjadi salah satu periode paling kontroversial dalam sejarah perfilman, dengan tekanan besar terhadap pengalaman sinematik. Meski begitu, ia masih berharap akan muncul figur-figur visioner yang mampu menghadirkan karya unik dan relevan untuk dinikmati di bioskop.
Komentar tersebut muncul di tengah kesuksesan film terbarunya, One Battle After Another garapan Paul Thomas Anderson, yang telah meraih pendapatan lebih dari 205 juta dolar AS secara global. *

Lampaui Rerata Nasional, Kualitas Pendidikan DIY Teratas dalam TKA 2025 