Catra Wisata, Warta

Baturraden Pulih, Siap Sambut Wisatawan di Saat Lebaran

catrawarta.com — ​Setelah beberapa waktu lalu sempat dilanda banjir akibat luapan sungai Gumiwang yang membawa material Gunung Slamet,  kawasan Lokawisata Baturraden di...

Pemulihan objek wisata Baturraden ditandai menebar 12 ribu benih ikan di Sungai Gumiwang yang melintasi kawasan tersebut.

catrawarta.com​Setelah beberapa waktu lalu sempat dilanda banjir akibat luapan sungai Gumiwang yang membawa material Gunung Slamet,  kawasan Lokawisata Baturraden di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, kini dipastikan aman dan siap menyambut kembali kunjungan wisatawan, terutama saat Lebaran tahun ini.

Bahkan, untuk memulihkan ekosistem di sungai tersebut telah diterbar 12.000 benih ikan baru. Hal itiu, dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan di sungai Gumiwang.

Aksi penebaran benih ikan ini merupakan bagian dari tasyakuran pelaku wisata bertajuk ‘Baturraden Aman’.  Mereka berharap, pariwisata di Baturaden hidup kembali, apalagi sebentar lagi hari Lebaran yang diyakini menjadi masa ‘panen’ kunjungan masyarakat di objek wisata ala mini. 

​Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lokawisata Baturraden, Suyanto mengakui adanya penurunan kunjungan yang cukup signifikan akibat kekhawatiran masyarakat pasca-banjir, baru-baru ini. “Kunjungan turun tajam. Biasanya hari Minggu bisa mencapai 2.000 orang, namun akhir-akhir ini hanya sekitar 600 orang. Hari biasa yang rata-rata 300 orang, turun menjadi 100 pengunjung,” ungkapnya.

Proses pembersihan dan pemulihan fasilitas kini telah rampung dilakukan secara maksimal. Ia berharap  masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi berlebihan di media sosial yang memberikan kesan situasi Baturraden mencekam.

Layak Dikunjungi

Ketua Forum Paguyuban Masyarakat Pariwisata Baturraden (FPMB), Beno menambahkan, kondisi lapangan sebenarnya sudah sangat terkendali. “Baturraden tetap layak dikunjungi,” jelasnya.

​Dukungan juga datang dari Staf Ahli Bupati Banyumas, Arif Trianto dan Anggota Komisi IV DPRD Banyumas, dr Henry Christianto. Keduanya, mengapresiasi gerak cepat para relawan dan masyarakat dalam memulihkan area wisata. 

Meski penyebab banjir yang diduga akibat material lahar dingin Gunung Slamet masih terus dikaji, ia mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan wisata ikonik tersebut.

Penebaran benih ikan bantuan Dinas Perikanan ini diharapkan mampu memulihkan ekosistem sungai sekaligus menjadi simbol bahwa kehidupan dan pariwisata di Baturraden telah kembali normal.

Lokawisata Baturraden merupakan objek wisata yang terletak di sebelah utara kota Purwokerto. Tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet.

Baturraden yang terletak di lereng gunung berada di ketinggian 750 – 900 mdpl menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Baturraden juga merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi  wisatawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *