catrawarta.com — Mengemas kegiatan yang penuh edukatif dan menyenangkan untuk anak-anak bukan pekerjaan mudah. Namun, tidak bagi SD Negerui 3 Kotagede Yogyakarta. Sekolah di Jalan Pramuka Pandeyan Yogyakarta ini, baru saja punya gawe ‘Kogata Fest’ yang menyajikan beragam kegiatan yang penuh kreativitas.
Kegiatan ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari berbagai pihak. Kepala SD Negeri Kotagede 3, Rumgayatri SPd menyampaikan, Kogata Fest merupakan ajang unjuk kebolehan para siswa sekolah ini dalam bentuk kreativitas, pembelajaran dan bakat siswa.
Beragam kegiatan ditampilkan yakni Nara Angkringan, Nara Booth Teknologi, Pameran Hasil Kukurikuler Siswa, Lomba Fashion Show antar TK, Parade Ekstrakurikuler serta Pentas Seni.
Salah satu kegiatan unggulan dalam ini adalah Nara Angkringan, yang mengusung konsep Angkringan Nusantara, yakni menampilkan jual beli aneka makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia yang dikaitkan dengan tema kokurikuler siswa semester 1 Budaya Daerah.
“Setiap jenjang kelas menyuguhkan makanan khas dari pulau yang berbeda sebagai bentuk pembelajaran kontekstual”, jelas Rumgayatri.
Melalui kegiatan Nara Angkringan, siswa SD Negeri 3 Kotagede, tidak hanya mengenal keanekaragaman budaya kuliner Nusantara, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kewirausahaan, kerja sama, tanggung jawab dan komunikasi.
Selain itu, terdapat kegiatan Nara Booth Teknologi yang menampilkan tiga booth teknologi sederhana, yaitu Mozaik Rumah Gadang Sumatera Barat, Capitan dari Sedotan dan Pesawat Gelas Kertas serta Booth Mobil dan Truk Sampah. Menariknya, murid dapat mencoba membuat aneka teknologi sederhana tersebut, sehingga tercipta suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan.
Kepala Sekolah menjelaskan, Kogata Fest juga dimeriahkan pameran hasil karya kokurikuler murid kelas 1 hingga kelas 6 yang dipamerkan di selasar kelas. Pameran ini menampilkan sejumlah karya siswa berupa teknologi sederhana dan kreasi budaya yang disesuaikan dengan bab dan tema kokurikuler pada masing-masing jenjang.
“Pameran ini bukan hanya menjadi ajang apresiasi terhadap hasil belajar murid, tetapi juga melatih rasa bangga, tanggung jawab serta kemampuan siswa dalam mempresentasikan karya”, katanya.
Kemeriahan Kogata Fest semakin terasa dengan berbagai penampilan di atas panggung utama. Sejumlah kelas menampilkan pentas seni, setiap penampilan menunjukkan bakat, kreativitas serta kepercayaan diri siswa dalam bidang seni dan pertunjukan.
Panggung utama juga dimeriahkan penampilan dari berbagai ekstrakurikuler sekolah, antara lain tahfidz, pramuka, drum band, karawitan, atletik dan karate. “Penampilan tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam mengembangkan minat dan bakat siswa secara seimbang, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ucap Rumgayatri.
Lomba lain yang ikut dihadirkan yakni Fashion Show antar murid TK se-Kemantren Umbulharjo yang diikuti 17 murid TK. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik dan berkelanjutan antara SD Negeri Kotagede 3 dengan lembaga pendidikan TK sebagai mitra dalam dunia pendidikan.
Pada akhirnya SD Negeri Kotagede 3 berharap dapat terus menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia serta mempererat sinergi antara sekolah, siswa dan masyarakat.

Lele di Jalan Rusak, Potret Ketimpangan Pembangunan Desa 