catrawarta.com — Anggota Komisi XIII DPR RI Rofik Hananto buka suara atas aksi main hakim sendiri masyarakat di Tabanan, Bali atas terduga pencuri ayam berinsial KD pada Jumat (24/7). Selain menyoroti persekusi yang dilakukan secara brutal kepada korban, Rofik menyoroti soal nasib anak-anak yang terlibat tragedi berdarah ini.
Disebutnya, anak-anak yang semula tak tahu apapun mengenai peristiwa ini, harus menanggung derita mental yang seringkali tak ringan. Anak-anak yang merupakan putri dari korban dinilainya berpotensi mengalami trauma psikologis yang mendalam.
“Dampak terbesar dari tragedi ini seringkali dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan. Anak-anak korban, yang sama sekali tidak terlibat dalam peristiwa malam itu, kini berpotensi mengalami trauma psikologis yang sangat mendalam akibat menyaksikan kepergian tragis orangtuanya,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip dari DPR RI, Selasa (28/7).
Maka dari itu, Rofik menilai jika negara harus hadir secara penuh sebagai bentuk perlindungan utama bagi masa depan anak-anak korban yang tak bersalah.
Dia mendesak agar anak-anak korban tersebut mendapatkan pendampingan psikologis yang intensif dan mendalam.
Selain itu, Rofik juga mengungkap agar masa depan anak-anak korban ini mendapatkan kejelasan di masa mendatang. Menurutnya, peran negara yang seharusnya hadir dalam wujud ini sudah sesuai dengan prinsip negara hukum dan kemanusiaan.
“Dorongan agar anak-anak ini memperoleh mendampingan psikologis yang intensif serta jaminan kelanjutan pendidikan merupakan langkah mutlak yang sejalan dengan prinsip negara hukum dan kemanusiaam,” tegasnya.
Putri Korban Pengeroyokan di Bali Menangis Histeris
Putri korban amuk massa di Tabanan, Bali sebelumnya mendadak viral usai respon tragisnya saat menyaksikan jasad sang ayah. Kejadian ini kian menyita perhatian publik setelah akun Instagram @infojawabarat mengunggah video kepulangan jenazah pada Minggu, 26 Juli 2026.
“Di balik pemberitaan tentang dugaan pencurian dan aksi pengeroyokan, ada sebuah keluarga yang kini harus menjalani hidup tanpa sosok ayah,” tulis akun tersebut dalam keterangan videonya yang telah ditonton lebih dari 850 ribu kali penayangan itu.
Dalam rekaman tersebut, momen memilukan terekam jelas saat anak perempuan KD tak kuasa menahan kesedihan dan menangis histeris. Anak perempuan tersebut terus memanggil sang ayah sembari berusaha ditenangkan oleh kerabat di sekelilingnya.
“Bapak, bapak,” jerit anak tersebut dengan nada penuh duka saat menyambut kedatangan jasad ayahnya. Tangisan pilu sang anak lantas mengundang rasa keprihatinan yang meluas dari netizen.

Beredar Foto Dugaan Pelaku Pembunuhan Satpam Sumarna, Polisi Lakukan Pendalaman 