Warta

Polisi Selidiki Kematian Jubir Otorita IKN di Rusun: Tak Ada Tanda Kekerasan

catrawarta.com — Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw,...

Obituary banner with a man in a light shirt and glasses on a blue gradient background with a cross and indonesian memorial text
Jubir IKN Troy Harold Yohanes Pantouw. (Dok. Instagram)

catrawarta.comStaf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di rumah susun (rusun) ASN IKN pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Jenazah Troy yang lahir pada 8 Mei 1968 tersebut pertama kali ditemukan di huniannya yang berlokasi di Rusun ASN 3, Tower 6, Lantai 1, Kamar 102, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Ungkapan belasungkawa pun disampaikan melalui akun Instagram IKN @ikn_id pada Minggu, 26 Juli 2026.

“Turut berduka cita atas berpulangnya Troy Harold Yohanes Pantouw, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik (8 Mei 1968-25 Juli 2026). Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” tulis unggahan tersebut.

​”Sebelum ditemukan tutup usia, almarhum disebut sempat menyampaikan keluhan terkait kondisi kesehatannya,” kata Kapolresta IKN Kombes Supriyanto Minggu, 26 Juli 2026.

Hasil pemeriksaan saksi bahwa almarhum mengalami sakit nyeri lambung sejak 3 hari yang lalu sebelum meninggal.

Supriyanto mengatakan informasi soal kondisi kesehatan almarhum didapat berdasarkan keterangan para saksi yang diperiksa oleh penyidik.

“Itu yang masih kami dalami termasuk memeriksa saksi-saksi. Mengenai riwayat sakitnya apa, masih menunggu keterangan medis lanjutan,” tambahnya.

​Di samping memetakan riwayat penyakit korban, kepolisian mengonfirmasi sejauh ini belum ditemukan indikasi tindak penganiayaan pada jasad almarhum.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada tubuh korban,” ungkap Supriyanto.

Meski demikian, kepolisian tetap melangsungkan prosedur medis visum guna memastikan penyebab pasti kematian almarhum.

“Selesai dari RS Hermina IKN, posisi korban saat ini dibawa ke RS Hermina Balikpapan untuk proses visum lanjutan. Kami juga masih menunggu kedatangan pihak keluarga korban dari Jakarta,” terangnya.

Setelah seluruh rangkaian proses medis dan visum rampung, jenazah Troy diterbangkan menuju Jakarta untuk dilanjutkan ke proses pemakaman oleh pihak keluarga.

​Peristiwa ini bermula saat petugas rusun menaruh kecurigaan karena tidak kunjung mendapat respons dari almarhum saat memanggil dan mengetuk pintu kamar huniannya pada pukul 13.47 WITA.

Mendapati kondisi darurat tersebut, petugas pemadam kebakaran (Damkar) akhirnya berinisiatif memasuki kamar melalui jalur jendela dan mendapati Troy berbaring kaku tanpa respons gerakan sedikit pun.

Selanjutnya pada pukul 14.30 WITA, jajaran Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) IKN tiba di lokasi, disusul kedatangan aparat kepolisian yang langsung menindaklanjuti evakuasi jasad korban ke RS Hermina pada pukul 15.00 WIB.

Tahapan penanganan medis serta pemulasaraan jenazah kemudian berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga kondisi almarhum dinyatakan siap untuk diberangkatkan lewat jalur udara ke Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *