catrawarta.com — Ada yang menarik soal catatan astronomi yang dirilis NASA, Rabu (15/7). Menurut data kalender ini, kawasan Timur Tengah khususnya Arab Saudi akan mengalami fenomena gerhana matahari total.
Momen yang cukup langka di bidang astronomi ini diprediksi bakal berlangsung di Arab Saudi pada tanggal 2 Agustus 2027 mendatang. Meski relatif masih satu tahun ke depan, namun kawasan Arab Saudi diproyeksikan bakal menjadi jalur utama lintasan gerhana matahari secara totalitas.
Artinya, Arab Saudi ini nantinya akan mengalami gelap gulita pada saat siang hari. Tentunya, hal ini akan berlangsung secara sesaat saja, bukan dalam jangka waktu yang lama.
Menurut catatan tersebut yang didasarkan pada perhitungan astronomi, gerhana matahari ini akan bisa diamati langsung di wilayah Kota Suci Makkah, Thaif, Jazan, Abha, hingga Jeddah. Sehingga, Ka’bah nantinya juga termasuk ke dalam salah satu tempat yang terdampak langsung dari fenomena gerhana matahari total.
Selain itu, wilayah Arab lainnya seperti Yaman dan Somalia juga akan mengalami gerhana matahari total.
Berdasarkan laporan dari Arabia Weather, fenomena ini akan berlangsung selama kurang lebih 5 menit yang membuat sinar matahari yang jatuh ke bumi menghilang sepenuhnya di Jazirah Arab.
Sementara itu, gerhana sebagian juga akan dapat disaksikan di sejumlah negara di wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia Tenggara, Atlantik, hingga Samudera Hindia.
Momen ini tengah mendapat perhatian luas dari kalangan warganet di berbagai belahan dunia. Sehingga, fenomena langka di Tanah Arab ini diprediksi bakal menjadi momen astronomi yang paling banyak dinantikan di tahun 2027.
Jejak Gerhana Matahari di Jazirah Arab
Sebelumnya dalam catatan sejarah, kawasan Arab Saudi juga pernah dilewati fenomena gerhana matahari sebagian. Momen ini tercatat sempat terjadi pada 25 Oktober 2022 dimana wilayah Arab Saudi dan sebagian besar Timur Tengah mengalami gerhana matahari sebagian.
Bahkan pada saat itu, umat Islam banyak yang melaksanakan salat gerhana berjamaah di Masjidil Haram, Makkah.
Selanjutnya, Arab Saudi juga kembali dilewati fenomena gerhana matahari pada 21 Juni 2020. Kala itu, gerhana matahari cincin cukup mengundang atensi masyarakat setempat dan warga dunia. Kawasan Arab Saudi bagian Selatan, Yaman, hingga Oman turut mengalami fenomena serupa.
Menariknya pada saat itu, gerhana matahari bahkan memberikan efek ilusi luar biasa yang disebut ‘cincin api’. Ilusi ini terlihat dengan jelas di beberapa wilayah seperti Makkah, Riyadh, hingga Sharurah.
Lalu pada Desember 2019 lalu, Arab Saudi tercatat juga pernah mengalami gerhana matahari cincin serupa. Namun, wilayah yang dilewati yakni berupa Arab Saudi bagian timur seperti Hofuf dan beberapa negara Teluk lainnya. Uniknya pada gerhana ini, masyarakat menyaksikan langsung fenomena yang cukup langka. Gerhana kala itu terjadi tepat pada saat matahari terbit. Sehingga, matahari yang disaksikan warga setempat yakni telah tertutup gerhana

UAD Keluarkan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual 