catrawarta.com — Hasil tidak terduga sangat mungkin terjadi dalam sepak bola. Tim unggulan sudah biasa menang tetapi tim yang sama sekali tidak digubri dan mampu menaklukkan tim besar, ini baru berita. Sepeti halnya yang yang terjadi dalam laga Turki melawan Amerika Serikat.
Meskipun sudah dipastikan tidak lolos babak berikutnya di fase gugur FIFA World Cup 2026, Turki berhasil menumbangkan salah satu tim unggulan Amerika Serikat. Kedua kesebelasan saling berbagi gol. Turki memasukkan 3 gol sedangkan AS melesatkan 2 gol.
Kemenangan tersebut bisa menjadi penawar bagi Turki yang harus pulang lebih awal karena tidak lolos ke babak berikutnya. Tim asusan Vincenzo Montella mencatatkan kemenangan sejak mengikuti Piala Dunia yang pertama bagi mereka yakni tahun 2002.
Laman bbc.com dan nbclosangeles.com menuliskan sentuhan Kaan Ayhan pada tendangan terakhir dalam laga yang berlangsung seru itu memastikan kemenangan bagi Turki. Sempat tertinggal lebih dulu saat pertandingan baru berjalan tiga menit, tak membuat Si Bintang Bulan Sabit menyerah.
Di tengah suasana meriah para bintang Hollywood seperti Brad Pitt, Ed Norton, dan Owen Wilson di tribun penonton, tuan rumah bersama tersebut mengawali laga dengan sempurna melalui gol bek Celtic, Auston Trusty. Ia melepaskan tembakan mendatar yang menaklukkan kiper Turki, Ugurcan Cakir.
Gol Tercepat
Gol yang tercipta saat pertandingan baru berjalan 2 menit 13 detik itu merupakan gol tercepat kedua yang pernah dicetak AS di Piala Dunia, setelah gol Clint Dempsey yang tercipta dalam waktu 30 detik saat melawan Ghana pada tahun 2014.
Tim asuhan Vincenzo Montella yang sempat kalah dalam dua pertandingan pembuka segera menemukan ritme permainan. Arda Guler menyamakan kedudukan lewat gol pertama Turki di putaran final tahun ini, memanfaatkan umpan tarik Baris Alper Yilmaz dengan penyelesaian jarak dekat.
Kemudian, tembakan Orkun Kokcu tampak sempat mengenai paha Yilmaz di penghujung serangan cepat dari sisi kiri yang melibatkan gelandang Real Madrid yang tampil impresif, Guler. Turki berhasil membalikkan keadaan, 2-1.
Samakan Kedudukan
Tim asuhan Mauricio Pochettino usai jeda babak pertama tampil dengan intensitas lebih tinggi dan menyamakan kedudukan melalui tendangan Sebastian Berhalter dari jarak sekitar 18 meter yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang, 2-2.
Pemain pengganti AS, Christian Pulisic sempat menciptakan tiga peluang emas saat AS berupaya mencetak gol kemenangan, namun kiper Cakir bereaksi gemilang dengan menepis salah satu tembakan tersebut hingga membentur tiang gawang.
Pada aksi terakhir pertandingan, bek Turki Kaan Ayhan mencetak gol dari jarak dekat pada menit ke-98 untuk meraih tiga poin penuh dalam kemenangan 3-2 di Los Angeles yang sebagian besar penonton merupakan pendukung tuan rumah.
Ayhan masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-88. Hasil pertandingan sebenarnya tidak lagi menentukan, namun AS berambisi mencatatkan rekor kemenangan sempurna (3-0-0) untuk pertama kalinya di fase grup Piala Dunia. Namun sial, Turki lebih dulu beruntung.

Menuju 5 Abad Jakarta di Bundaran HI, Kilas Balik Sejarah Ibu Kota 