catrawarta.com — Seniman dan budayawan Guruh Soekarnoputra bertemu Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Gedung E Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan penyelenggaraan Indonesia International Culture Festival 2026 (IICF) 2026, sebuah agenda kebudayaan internasional yang telah berlangsung secara konsisten selama lima tahun dan melibatkan peserta dari berbagai negara.
Sebagai Dewan Pembina IICF 2026, Guruh Soekarnoputra menjelaskan bahwa festival akan digelar pada 10–16 September 2026 dengan melibatkan sekitar 400 peserta dari 16 negara.
Beragam kegiatan akan mewarnai festival tersebut, mulai dari parade budaya, festival tari internasional, pertunjukan seni budaya, lokakarya, hingga program sister school yang melibatkan sekolah-sekolah dari tujuh negara.
“Tahun ini seluruh benua telah terwakili dalam partisipasi festival. Kami berharap Indonesia International Culture Festival semakin diakui sebagai agenda resmi kebudayaan Indonesia yang memiliki posisi penting dalam kalender budaya internasional,” ujar Guruh.

Menurut Guruh, IICF tidak hanya menjadi wadah pertukaran budaya antarbangsa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Program-program festival melibatkan pelajar dan guru pendamping, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi kreatif, termasuk sektor penyewaan dan produksi kostum pertunjukan.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan IICF yang telah berlangsung selama lima tahun dan dinilai berhasil membangun jejaring kebudayaan internasional yang luas.
Ia menilai festival tersebut memiliki potensi besar untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat global. Karena itu, Kementerian Kebudayaan membuka peluang dukungan bagi penyelenggaraan IICF melalui berbagai skema, salah satunya melalui program Dana Indonesiana.
Selain membahas penyelenggaraan IICF 2026, Guruh juga menyampaikan rencana partisipasi dalam kegiatan kesenian di Swiss pada Agustus mendatang serta sejumlah inisiatif kreatif lainnya.
Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah pergelaran busana yang mengangkat seni dan budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi utama.

