catrawarta.com — Bagaimana respons Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas tuntutan mahasiswa dalam aksi beberapa waktu terakhir ini? Menurut Partai Gerindra, Prabowo jauh-jauh hari telah melakukan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa. Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima aspirasi mahasiswa sebelum menyampaikan jawaban atas tuntutan. Ia mengajak mahasiswa berdialog di Istana Wakil Presiden.
Menurut politisi Partai Gerindra, Bahtra Banong, seperti dikutip dari tribunnews.com, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo telah menindaklanjuti tuntutan mahasiswa. Bahkan jauh-jauh hari sebelum mahasiswa menggelar aksi, Presiden telah melakukan langkah nyata.
Langkah-Langkah nyata itu, jelas Bahtra, antara lain efisiensi anggaran dan transparansi publik. Ia mengatakan, sebelum mahasiswa menyampaikan aspirasinya, Prabowo sudah menginstruksikan berbagai hal.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) Muhammad Qodari dalam pernyataan seperti dilansir kompas.tv menyatakan pemerintah telah melakukan efisiensi anggaran sejak awal pemerintahan baru Prabowo. Ia menegaskan, Presiden telah menginstruksikan penghentian pemborosan di berbagai sektor.
Terima Aspirasi Mahasiswa
Gibran Rakabuming Raka dalam siaran persnya usai menerima mahasiswa yang menyampaikan aspirasi mengatakan komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan berbagai program dan kebijakan nasional dengan membuka ruang dialog serta menyerap aspirasi masyarakat. Termasuk aspirasi dari mahasiswa.
”Yang sudah kita capai sekarang, apa yang sudah dibangun itu yang kita rawat bersama. Saya sadar masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, ya ini yang harus kita perbaiki bersama,” jawab Wapres saat menerima dan berdialog langsung dengan 15 perwakilan mahasiswa di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/06/2026).
Mahasiswa yang sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda tersebut berasal dari Universitas Bung Karno dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta. Mereka menyampaikan berbagai aspirasi dan hasil kajian terkait sejumlah isu nasional, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pendidikan, revisi regulasi, hingga pembangunan di wilayah tertinggal.
Terbuka pada Kritik
Di depan mahasiswa, Gibran menyatakan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan selama disampaikan secara tertib dan konstruktif. Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah, seperti kritis memberi mengevaluasi dan saran.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi mahasiswa menjadi bahan evaluasi pemerintah dan akan diteruskan kepada pimpinan.
Ketua Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno, Muhammad Abdi Maludin usai pertemuan dengan Gibran menilai Wapres menunjukkan sikap terbuka. Aspirasi mahasiswa akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, Gibran memberikan perhatian terhadap berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya. Ia mencatat seluruh tuntutan mahasiswa dan berjanji menjadikan bahan kajian dan evaluasi.

Sri Hadhy, Maestro Seni Rupa Indonesia Wafat 