Warta

Mahasiswa Demonstrasi, BEM Pesantren Nobar FIFA World Cup

catrawarta.com — Mahasiswa berbagai perguruan tinggi menggelar aksi menyampaikan keprihatinan atas kondisi bangsa dan negara. Mereka bergantian turun ke jalan serta mengagendakan...

Group of students seated at tables in a classroom watching a soccer match projected on the wall
NOBAR: Suasana BEM Pesantren Seluruh Indonesia nobar Piala Dunia untuk memperkuat persatuan.(Sumber: dok BEM Pesantren Seluruh Indonesia)

catrawarta.comMahasiswa berbagai perguruan tinggi menggelar aksi menyampaikan keprihatinan atas kondisi bangsa dan negara. Mereka bergantian turun ke jalan serta mengagendakan aksi besar. Di tengah aksi demonstrasi, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam BEM Pesantren Seluruh Indonesia asyik menonton sepak bola Piala Dunia dengan nobar alias nonton bareng.

Aksi demonstrasi pecah di Jakarta dan beberapa kota sebagai respons atas berbagai persoalan bangsa dan negara. Dimotori mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan sejumlah kampus di Jakarta, mahasiswa bergerak menyampaikan aspirasinya.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat. Mahasiswa tidak diperbolehkan bergerak di Bundaran HI. Pada saat berlangsung aksi, beberapa titik cctv di tempat yang vital tidak dapat diakses. Netizen gusar dan mengatakan hal itu sebagai kesengajaan.

Ribuan mahasiswa yang turun ke jalan tersebut menuntut pemerintah lebih serius mengurusi persoalan bangsa terutama perekonomian. Mereka minta pemerintah mengentikan segala perilaku pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.

Mereka juga menuntut penghentian program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Tak kalah penting, mahasiswa menuntut penghentian militerisme di ranah sipil. Pada akhir tuntutan, mereka minta Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahannya.

BEM Pesantren Nobar

Di tengah isu krisis kepercayaan masyarakat pada pemerintah dan mahasiswa turun ke jalan, BEM Pesantren Seluruh Indonesia menonton bareng siaran sepak bola Piala Dunia. Nonton bareng menurut mereka sebagai ajang memperkuat persatuan dan semangat bebangsaan.

Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 diikuti oleh santri, mahasiswa, dan masyarakat umum sebagai upaya memperkuat persatuan, persaudaraan, serta semangat kebangsaan melalui olahraga.

Koordinator Pusat BEM Pesantren Seluruh Indonesia, Ahmad Tomy Wijaya berhalangan hadir dan mewakilkan penyampaian pesan dan sambutan kepada Akhib Ardiyanto selaku Bidang Kaderisasi Nasional BEM Pesantren Seluruh Indonesia.

Akhib menyampaikan bahwa Piala Dunia bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, melainkan momentum untuk belajar tentang kerja keras, disiplin, sportivitas, semangat pantang menyerah, dan kemampuan bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

”Melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh penonton untuk menjadikan momentum nonton bareng sebagai sarana mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun persahabatan tanpa memandang latar belakang organisasi, suku, daerah, maupun pilihan tim yang didukung. Perbedaan hendaknya menjadi kekuatan untuk saling menghormati dan memperkokoh kebersamaan,” papar Akhib dalam rilis tertulis kepada media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *