Catra Cendekia, Catra Milenia

Mahasiswa UKDW ‘Sulap’ Bonggol Pisang Jadi Tepung Bergizi

catrawarta.com — Bonggol pohon pisang bagi orang awam mungkin tak bakal ada manfaat. Bahkan, banyak pula yang dibiarkan begitu saja. Namun, di...

Group portrait of six professionals in gray blazers posing against a dark backdrop
TIM: Inilah Tim dari Kampus UKDW yang meraih pendanaan dalam P2MW 2026. (Sumber: Humas UKDW)

catrawarta.comBonggol pohon pisang bagi orang awam mungkin tak bakal ada manfaat. Bahkan, banyak pula yang dibiarkan begitu saja. Namun, di tangan mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, benda yang tak berguna itu bisa ‘disulap’ menjadi bernilai tinggi.

Dalam upaya menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa, salah satu kelompok usaha di kampus UKDW berhasil meloloskan proposalnya dan meraih pendanaan dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026. Dana hibah yang mereka terima itu ternyata dari tepung bonggol pisang.

Dalam kompetisi tahun ini, Tim Nanabar UKDW mencuri perhatian juri melalui inovasi produk yang diberi judul ‘Nanabar: Snack Sehat Berbahan Dasar Tepung Bonggol Pisang’. Mereka berhasil menerima hibah P2MW untuk kategori Makanan dan Minuman pada tahapan bertumbuh.

Dosen pembimbing, Catarina Aprilia Ariestanti MSc, mengaku sangat bangga atas pencapaian anak-anak asuhannya. Prestasi itu tidak lepas dari dukungan penuh semua pihak yang terlibat. Mulai dari proses penyusunan proposal hingga tahap seleksi nasional.

Camilan Sehat Pangan Lokal

Dalam pernyataan persnya, Catarina Aprilia Ariestanti MSc menyebutkan, kelompok usaha yang mengusung konsep camilan sehat berbasis bahan pangan lokal ini terdiri mahasiswa lintas Prodi. Diantaranya Otniel Jason Wijaya, Joey Alessandro Wijaya dan Alvin Gracio Wijaya dari Prodi Biologi. Fani Natasia Matondang dari Prodi Desain Produk dan Samuel Bagas Bimantoro Prodi Akuntansi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi (WR III) UKDW, Dr Parmonangan Manurung MT IAI menyebut, keberhasilan itu menjadi bukti komitmen UKDW dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berkelanjutan di lingkungan kampus.

”Selamat kepada tim yang lolos. Terima kasih kepada dosen pembimbing, Biro III dan tim Centre of Entrepreneurship and Innovation (Centrino) yang terus mengawal mahasiswa. Bagi tim yang mendanai, jadikan momentum ini untuk melejitkan kreativitas dan inovasi bisnis. Bagi yang belum lolos, tetap semangat, jadikan ini proses belajar untuk mempersiapkan diri lebih baik ke depan,” papar Parmonangan sebagaimana dikutip dalam pernyataan persnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Nanabar, Otniel Jason Wijaya, mengatakan, lewat P2MW ia dan tim tak hanya mendapatkan modal usaha, tetapi juga ilmu manajerial yang berharga. Program tersebut dinilai membuka peluang besar bagi mereka untuk mengaktualisasikan ide, mematangkan produk dan menyusun strategi bisnis agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *