catrawarta.com — Cuaca berawan dan hujan ringan dapat terjadi pada saat masyarakat merayakan Iduadha, Rabu, 27 Mei 2026. Namun demikian, ada pula sebagian wilayah Indonesia terutama yang ada di Kawasan timur berpotensi hujan sedang, petir dan angin kencang.
Informasi tersebut disampaikan akun Instagram resmi infobmkg. Akun itu menuliskan masyarakat hendaknya tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari. Mereka bisa terus memantau informasi cuaca terbaru melalui bmkg.go.id, InfoBMKG, dan @infobmkg.
Mengenai jatuhnya Hari Raya Kurban, data BMKG juga menunjukkan umur bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 17 Mei 2026, berkisar antara 12.42 jam di Merauke, Papua sampai dengan 15.77 jam di Sabang, Aceh.
Adapun lama hilal di atas ufuk saat matahari terbenam pada 17 Mei 2026, seperti dituliskan laman ni.or.id, berkisar antara 18.42 menit di Merauke, Papua sampai dengan 35.8 menit di Sabang, Aceh.
Data-data tersebut menunjukkan potensi besar bulan Zulhijah jatuh esoknya mengingat sudah terpenuhinya kriteria imkanur rukyah, bahkan qath’iy rukyah. Karenanya, besar kemungkinan tanggal 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026 dan Iduladha, 10 Zulhijah 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Ribuan Tempat Salat
Sementara itu, Muhammadiyah menyatakan telah menyediakan 1.412 titik salat Iduladha 1447 H di seluruh wilayah DIY. Persyarikatan telah menetapkan Iduladha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 atau 10 Zulhijah 1447 H, sebagaimana Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang penetapan Hari Raya Iduladha 1447 H.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah telah menyiapkan lokasi salat yang tersebar.
Ketua PWM DIY, Ikhwan Ahada memaparkan secara rinci, pelaksanaan salat meliputi Kabupaten Bantul sebanyak 294 lokasi, Kabupaten Gunungkidul 382 lokasi, Kota Yogyakarta 244 lokasi, Kabupaten Kulon Progo 189 lokasi, dan Kabupaten Sleman 303 lokasi.
Ia menekankan, Iduladha merupakan momentum untuk meningkatkan kepekaan sosial, spiritualitas, serta memperkuat nilai kebersamaan dan ukhuwah di tengah masyarakat. Harapannya, Iduladha berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah.

Acara Rekor MURI Senam Anak Indonesia “Ngaret”, Ribuan Siswa Memilih Pulang 