Warta

Siswa SD Sumringah Bisa Berbaur dengan Prabowo dan Megawati

catrawarta.com — Suasana peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila Jakarta tampak semarak. Anak-anak sekolah dasar tanpa batas mengerumumi Presiden Prabowo dan...

Crowd of people in red and white outfits waving indonesian flags at a public ceremony a smiling woman stands in the foreground
BERBAUR: Presiden Prabowo dan Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputi berbaur dengan siswa SD mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila.(Sumber: instagram kompas.com)

catrawarta.comSuasana peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila Jakarta tampak semarak. Anak-anak sekolah dasar tanpa batas mengerumumi Presiden Prabowo dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri. Sebelumnya, mereka sempat bergandeng tangan usai mengikuti upacara.

Meskipun berbeda pilihan, satu berada dalam kekuasaan dan satunya memilih menjadi penyeimbang, namun secara pribadi keduanya terlihat baik-baik saja. Mereka juga tampak bersama Jusuf Kalla dan Ma’ruf Amin serta sejumlah pejabat lain.

Prabowo dan Megawati menuruni tangga gedung kemudian disambut anak-anak sekolah dasar berpakaian merah putih. Para siswa langsung mengerumuni keduanya, saling berebut jabat tangan sembari membawa bendera merah putih kecil.

Sebelum memimpin upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo menyempatkan diri ke Gedung Departemen Pertahanan, tempat persemayaman mantan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu. Tampak menyambut Prabowo, Menteri Pertahanan Sjahfrie Sjamsoeddin dan sejumlah pejabat.

Usai dari Kementerian Pertahanan, Presiden menuju lokasi upacara Hari Kesaktian Pancasila. Tampak pula Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang duduk satu deret dengan Megawati.

Api Pancasila Tetap Menyala

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Yudian pada pernyataan tertulisnya menyebutkan Hari Lahir Pancasila lebih dari sekadar seremoni tahunan. Hari Lahir Pancasila merupakan momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia.

Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yakni ”Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Ini merupakan pernyataan tegas, nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

”Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” papar Yudi dalam pernyatannya.

Ia menegaskan, Pancasila merupakan jangkar moral bangsa Indonesia menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, jelasnya, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Pancasila, tegas Yudi, adalah fondasi dari kebijakan luar negeri yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia guna menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *