Warta

Sekeluarga Meninggal di Tenda, Dugaan Kuat Keracunan Gas

catrawarta.com — Sekeluarga yang meninggal di dalam tenda di objek wisata Posong, Kledung, Temanggung, telah dimakamkan, Kamis (28/5/2026). Mereka dimakamkan di TPU...

Night time rescue scene with responders in high visibility vests near a lit tent outside flowers and foggy air
EVAKUASI: Dalam kabut tebal dan jarak pandang terbatas, polisi dan SAR mengevakuasi korban meninggal di tenda di objek wisata Posong, Temanggung.(Sumber: kumparan.com)

catrawarta.comSekeluarga yang meninggal di dalam tenda di objek wisata Posong, Kledung, Temanggung, telah dimakamkan, Kamis (28/5/2026). Mereka dimakamkan di TPU Banyubiru, Kabupaten Semarang. Salah satu korban, Bagas Amar Hakiki, mahasiswa Sastra Prancis, UGM. Korban lain, ayah, ibu dan adiknya yang masih berusia 15 tahun.

Polisi menduga mereka keracunan gas kaleng portable yang biasanya untuk kompor kecil atau alat pembakar makanan. Pada peristiwa tersebut, ada kemungkinan mereka memasak atau membakar makanan dan gas bocor masuk ke dalam tenda.

Kepala Satuan Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Putra mengungkapkan petugas menemukan alat memasak beserta gasnya di luar tenda. Juga ada bekas lokasi memasak yang tak jauh dari tempat mereka menginap.

Dugaan awal, kemungkinan mereka keracunan gas portable yang masuk terbawa angin atau sebelumnya memang sudah disimpan di tenda. Memang, proses memasak di luar tenda tetapi tidak menutup kemungkinan paparan gas bisa masuk ke dalam.

Usai memasak, masih ungkap Mahendra dikutip dari kumparan.com, diduga mereka langsung masuk ke dalam tenda dan menutup rapat. Hal itu mereka lakukan karena udara di sana sangat dingin apalagi pada musim kemarau seperti sekarang.

Dugaan Kuat Keracunan Gas

Ia menjelaskan berdasarkan ciri-ciri saat ditemukan meninggal, mirip dengan keracunan gas. Keracunan gas biasanya terjadi di dalam kendaraan parkir dengan AC menyala dalam waktu lama. Ketika ada kebocoran sedikit saja, sisa pembakaran kendaraan masuk ke dalam.

Korban tidak akan merasa keracunan, sedikit demi sedikit badan terasa lemas dan mengantuk. Pada akhirnya sesak napas dan akhirnya meninggal. Kejadian serupa pernah terjadi di tenda glamping di Sumatra Barat ketika gas dari pemanas air bocor mengakibatkan seorang wisatawan yang menginap meninggal.

Korban meninggal di tenda wisata Posong, Temanggung, empat orang. Mereka adalah ayah M Ali Munawar, ibu Maghfiroh Alfira, anak Bagas Amar Hakiki, anak Alfino Evan Hakim. Korban Bagas yang berusia 22 tahun merupakan mahasiswa UGM dan juga fotografer Keraton Yogyakarta.

Mereka tiba di tenda pada Selasa (26/5/2026) malam sekitar pukul 21.30. Keesokan harinya, Rabu (27/5/2026) petugas tenda mengantar sarapan dan memanggil korban. Tidak ada jawaban, petugas meninggalkan sarapan di depan tenda.

Siang harinya, petugas datang lagi dan melihat makanan masih ada di depan tenda. Menjelang sore, sekitar pukul 15.45, petugas kembali ke tenda berusaha memanggil dan tetap tidak ada jawaban. Merasa curiga, petugas membuka pintu tenda dan melihat empat korban sudah terbujur kaku, mulutnya mengeluarkan busa.

Saat ini, polisi sedang menunggu hasil autopsi guna mengetahui kepastian penyebab meninggalnya keempat korban. Seluruh korban sudah dimakamkan usai autopsi pada Kamis (28/5/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *