catrawarta.com — Rusia menghormati bergabungnya sejumlah negara ke dalam Board of Peace, termasuk Indonesia. Negara itu juga menyatakan tidak bergabung karena tidak ada Palestina di dalamnya.
Menurut Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, negaranya menghargai keputusan Presiden Republik Indonesia bergabung dengan BoP. Indonesia tentu tetap konsisten pada perjuangan Palestina untuk merdeka.
Ia mengungkapkan pendapatnya tersebut saat bertemu dengan sejumlah media massa di Jakarta. Seperti dikutip dari antaranews.com, ia mengatakan keberadaan Indonesia dalam BoP ingin melindungi Palestina.
Alasan lain Rusia tidak bergabung, BoP tidak secara eksplisit dan tegas menyatakan solusi dua negara dan kemerdekaan Palestina. Juga tidak ada pernyataan yang mengakui kedaulatan Palestina sebaga negara.
Foto Prabowo dan Netanyahu Berdampingan
Sementara itu, dunia maya saat ini sedang heboh karena keberadaan foto Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berdampingan. Foto kedua ada pada laman resmi BoP.
Banyak warganet menyesalkan bergabungnya Indonesia dalam BoP karena tidak ada Palestina. Sangat aneh ketika Israel ada di dalamnya tetapi negara yang menjadi korban justru tidak dilibatkan. Para pengamat luar negeri memberi catatan karena Indonesia sudah terlanjut bergabung sebaiknya ekstra hati-hati.
Pengamat luar negeri yang juga mantan diplomat, Dino Patti Djalal menyatakan BoP tidak jelas karena tidak secara gamblang menjelaskan skema perdamaian yang akan ditempuh. Terlebih, tidak melibatkan Palestina. Tidak ada klausul mengenai kemerdekaan Palestina. Ia menyarankan sebaiknya Indonesia segera keluar apabila melihat hal yang tidak beres dalam BoP.
Serangan Masih Berlangsung
Meskipun sudah ada BoP, tetapi serangan kepada Palestina masih berlangsung. Beberapa saat usai deklarasi BoP, Israel menyerang Palestina dan korban pun berjatuhan. Seolah-olah tidak ada dampak dengan keberadaan organisasi tersebut.
Pengamat politik luar negeri UGM, Akhmad Munjid malah menyebut kebijakan bergabung BoP merupakan langkah blunder. Lagi-lagi, ia mengatakan hal yang aneh ketika Palestina tidak dilibatkan. Ia memberi peringatan khusus pada TNI supaya tidak terlibat dalam perlucutan senjata di Palestina.
Organisasi Hamas sudah menegaskan tidak akan menyerahkan senjata pada siapapun. Perlucutan bisa membuka konflik baru yang kemungkinan akan semakin parah. Banyak pihak menyarankan supaya Indonesia keluar dari BoP dan kembali pada prinsip politik bebas aktif.

James Chadwick dan Dilema Abadi Ilmuwan 