Warta

Polda Metro Jaya Telusuri Dugaan Penghasutan Pandji Pragiwaksono Lewat Pemeriksaan Bukti

catrawarta.com — Polda Metro Jaya menyatakan akan menindaklanjuti laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono dengan memeriksa secara lebih mendalam sejumlah barang bukti yang...

Kabid humas polda metro jaya kombes pol budi hermanto saat ditemui di mapolda metro jaya rabu 17122025 Antarailham kausar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/12/2025). ANTARA/Ilham Kausar.

catrawarta.comPolda Metro Jaya menyatakan akan menindaklanjuti laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono dengan memeriksa secara lebih mendalam sejumlah barang bukti yang telah diterima penyidik dalam kasus dugaan pencemaran nama baik organisasi Islam.

Pelawak tunggal atau Komika Indonesia Pandji Pragiwaksono dilaporkan oleh pihak yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik organisasi Islam.

“Kami menganggap bahwa yang saya laporkan ini oknum terlapor berinisial P ini dianggap menebarkan isu-isu yang kurang positif gitu, telah merendahkan, memfitnah, khususnya organisasi keislaman yang terbesar di Indonesia, yaitu NU dan Muhammadiyah,” kata pelapor Rizki Abdul Rahman Wahid yang mewakili Angkatan Muda Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (8/1) dikutip dari Antara news.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa polisi akan melakukan klarifikasi dan analisis terhadap bukti tersebut. Menurutnya, tujuan langkah ini adalah supaya “masyarakat tetap bijak dalam menyampaikan informasi.”

Terkait proses hukum yang berjalan, Budi meminta agar publik bersabar dan memberi ruang bagi polisi dalam pemeriksaan serta penyelidikan selanjutnya.

Sebelumnya, pelapor yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah menganggap materi yang disampaikan Pandji dalam konten Mens Rea telah “merendahkan, memfitnah, khususnya organisasi keislaman yang terbesar di Indonesia, yaitu NU dan Muhammadiyah.”

Pelapor juga menilai, menurut narasinya, Pandji seolah-olah menyampaikan bahwa kedua organisasi itu mendapat keuntungan tertentu karena sikap politiknya, yang menurutnya “disampaikan seolah-olah NU dan Muhammadiyah mendapatkan tambang, begitu, karena imbalan…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *