catrawarta.com — Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Dua negara penyerang jelas-jelas melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan melanggar hukum internasional.
”Mencermati dengan saksama perkembangan Kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, kami perlu menyampaikan sikap. Yang pertama, mami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya,” papar Syafiq A Mughni dari PP Muhammadiyah.
Ia juga menyampaikan ungkapan yang sama, belasungkawa bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab.
Muhammadiyah mengecam dengan sangat serangan tersebut dan memandangnya sebagai
pelanggaran atas hak-aak asasi manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas
keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Akhiri Genosida Palestina
”Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap
Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata,” pinta Syafiq.
Persyarikatan juga mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah.
Syafiq berharap Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota Organisasi Kerja Sama Islam.
”Muhammadiyah mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah, tidak melalui cara-cara kekerasan,” tandasnya.
Di samping itu, Muhammadiyah mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global.
”Kami mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi,” tegasnya.

37 Ribu Pohon Ditanam untuk Harimau Caspian, Sejauh Mana Bisa Menghidupkan Kembali Spesies Punah? 