Catra Milenia, Warta

​MAN 2 Yogya Raih Medali Perak di Insight National Essay Competition 2026

catrawarta.com — Di tengah perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Yogyakarta kembali meraih prestasi gemilang. Sekolah yang...

Six students in school uniforms pose with fists raised in front of a banner reading selamat hari bumi outside a building labeled man 2 yogyakarta
Kepala MAN 2 Yogyakarta Hartiningsih MPd bersama para siswa berprestasi (Istimewa)

catrawarta.comDi tengah perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Yogyakarta kembali meraih prestasi gemilang. Sekolah yang berbasis agama ini semakin menunjukkan eksistensinya sebagai madrasah unggul dengan fokus pada riset di tingkat nasional.

Tim riset MAN 2 Yogyakarta baru saja meraih medali perak dalam ajang Insight National Essay Competition 2026yang diselenggarakan oleh FORCEMY. Keberhasilan ini dicapai oleh duet siswa, Zalfinisa Firzanah dan Alfie Hidayatullah, yang sukses mempresentasikan inovasi aplikatif dengan raihan nilai 196, hanya terpaut tipis dari peraih medali emas.

Karya ilmiah yang mereka presentasikan mengangkat tema Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, dengan inovasi parfum antifungal berbahan dasar alami. “Prestasi ini bukan hanya sekadar kemenangan, tetapi cerminan dari proses panjang dalam membangun budaya ilmiah di MAN 2 Yogyakarta. Kami ingin para peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dapat memberikan solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih MPd, dalam keterangannya Jumat (1/5/2026).

Produk inovasi yang dikembangkan oleh siswa-siswi MAN 2 Yogyakarta ini memanfaatkan bahan-bahan alami seperti minyak atsiri lavender (Lavandula angustifolia), lemon (Citrus limon), serta ekstrak biji anggur. Produk ini dirancang untuk mengatasi jamur Aspergillus sp pada pakaian yang sering muncul akibat kelembapan tinggi.

“Berdasarkan riset eksperimental, produk ini terbukti efektif menghambat pertumbuhan jamur hingga mencapai daya hambat 15 mm. Ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam mengurangi limbah tekstil,” terang Hartiningsih.

Selain meraih medali perak, tim lain dari MAN 2 Yogyakarta, yang terdiri dari Lintang Masayu dan Zafeera Zatal Mazaya, juga berhasil menembus 10 besar nasional dengan inovasi gamifikasi model SIAP. Inovasi ini diterapkan dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendorong pola hidup sehat dan mengurangi pemborosan makanan di lingkungan sekolah.

Keberhasilan tim MAN 2 Yogyakarta ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai madrasah yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga riset yang berdampak luas dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *