Warta

Istimewa, Jemaah Haji Asal DIY Tahun Ini Berangkat dari YIA

catrawarta.com — Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 ini barangkali cukup istimewa bagi para jemaah calon haji asal DIY.  Mengapa? Selain, kini pengelolaan...

Simulasi operasional embarkasi dan debarkasi haji Tahun 1447 H/2026 M di Hotel Novotel Kulonprogo.

catrawarta.comPelaksanaan ibadah haji tahun 2026 ini barangkali cukup istimewa bagi para jemaah calon haji asal DIY.  Mengapa? Selain, kini pengelolaan haji di bawah lembaga baru yakni Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), pemberangkatan haji tahun ini juga tak perlu ke embarkasi haji di Donohudan Boyolali atau melalui Bandara Adisumarmo Solo, melainkan cukup lewat  Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo.

Untuk menunjukkan komitmen penuh dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji tersebut, dengan persetujuan Pemerintah Pusat, Pemda DIY diizinkan untuk membuat embarkasi haji tersendiri.

Tak hanya itu,  embarkasi DIY ini juga menjadi percontohan nasional, karena merupakan layanan haji pertama di Indonesia yang berbasis hotel. Memang, selama musim haji tahun ini sejumlah hotel yang ada di Kulonprogo atau yang berdekatan dengan lokasi Bandara YIA ‘disulap’ menjadi asrama haji.

Simulasi

Untuk melancarkan pelaksanaan ibadan haji tersebut baru saja digelar Simulasi Kedua Operasional Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 1447 H/2026 M di Hotel Novotel Kulonprogo. Simulasi pertama sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

​Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj RI, Abdul Haris, menyebutkan, DIY adalah daerah pertama yang menerapkan konsep embarkasi berbasis hotel. Dengan fasilitas terbaik, langkah tersebut menjadi bukti nyata dalam merealisasikan keinginan Pemerintah untuk menghadirkan penyelenggaraan haji yang jauh lebih baik dan nyaman bagi jemaah.

​”Mudah-mudahan apa yang dirintis Kemenhaj dan Pemda DIY ini benar-benar terlaksana. Simulasi ini memberikan kepastian, embarkasi  DIY ini betul-betul siap memberikan peningkatan pelayanan,” kata Haris.

​Ia menyatakan, Kemenhaj tidak main-main dalam mempersiapkan embarkasi YIA. Koordinasi intensif terus dilakukan agar jemaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak dari tanah air.

“Memang masih ada beberapa evaluasi, tapi yang terpenting bagaimana agar embarkasi YIA bisa betul-betul dilaksanakan dalam pemberangkatan haji 2026,” katanya.

Wajah Pelayanan

Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, embarkasi haji adalah wajah pelayanan negara. Karena, bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk penghormatan negara kepada jemaah yang sedang melakukan perjalanan spiritual.

Untuk itu Kemenhaj dan Pemda DIY dengan dukungan stakeholders berupaya memberikan layanan terbaik. Termasuk yang berkaitan dengan kesiapan operasional dimana simulasi pertama menunjukkan progres signifikan di angka 80 persen.

Selain itu, juga penggunaan akomodasi berbasis hotel untuk menjamin ketenangan dan kesehatan jemaah. Begitu pula penyempurnaan alur layanan, penguatan fasilitas bagi lansia serta koordinasi lintas petugas.

“Dalam simulasi kedua ini, seluruh proses mulai dari kesehatan, dokumen, bea cukai, imigrasi, hingga boarding terintegrasi presisi. Harapannya, tidak boleh ada kebingungan prosedur dan tidak boleh ada jemaah yang terabaikan,” tegas Sekda DIY.

Menurutnya, keberhasilan embarkasi YIA bergantung pada orkestrasi yang bagus antara pemerintah daerah, kementerian, TNI-Polri, otoritas bandara, hingga relawan. Dengan standar profesional yang sama, YIA diharapkan menjadi standar baru pelayanan haji yang tertib, cepat dan humanis

Konon, selain jemaah asal DIY, embarkasi YIA Kulonprogo ini juga nakal melayani pemberangkatan haji dari kabupaten sekitar DIY di Jateng selatan, seperti Purworejo, Kebumen, Cilacap, Banyumas dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *