Warta

Hercules Mengancam, Pendukung Amien Rais Mengadang

catrawarta.com — Tudingan tokoh reformasi Amien Rais kepada Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Indra Wijaya berbuntut panjang. Orang dekat Prabowo, Hercules mengancam...

Older man wearing a black cap speaks into a handheld microphone while gesturing with his left hand on stage
TOLAK: Tokoh reformasi Amien Rais menolak mencabut pernyataan mengenai Teddy Indra Wijaya.(Sumber: instagram amienraisofficial)

catrawarta.comTudingan tokoh reformasi Amien Rais kepada Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Indra Wijaya berbuntut panjang. Orang dekat Prabowo, Hercules mengancam Amien supaya tidak asal bicara. Ia tak ingin tanganya berlumuran darah kembali.

Usai membalas tudingan Amien Rais, muncul para pendukung mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut. Mereka terang-terangan membela Amien Rais.

Salah satu yang menyatakan pembelaan untuk Amien Rais yakni Kokam DIY. Dalam akun FB, seorang aktivis Kokam Bernama Tawfiq Kambari menuliskan ”Membela Bapak AR, bukan karena kami satu partai, bukan fanatik individu, tapi karena beliau adalah asset Persyarikatan”.

Begitu tulis akun tersebut. Ia juga menyatakan tidak memcari musuh tapi tidak akan lari jika musuh datang. Ia akan menyambut dengan hati senang.

”Silakan memakai cara preman, mungkin kami diam tapi kamu juga tidak lupa cara bermain,” imbuh akun Tawfiq Kambari.

Bersama Amien Rais

Kokam DIY dalam akunnya menyatakan Satu Komando Kokam DIY, Kami Bersama Bapak Amien Rais, Bapak Reformasi Indonesia. Latar belakang ucapan tersebut bergambar para anggota Kokam yang di tengah-tengahnya ada sosok Amien Rais.

Akun lain, aktivis Heru Subagia menyatakan bersedia mengantar Hercules untuk bertemu dengan Amien Rais di Yogyakarta. Ia akan mengantar sampai depan rumah Amien Rais agar bisa menyampaikan kritik, seperti dimuat dalam fajar.co.id.

”Memprihatinkan sekali ucapan Hercules yang disampaikan kepada Pak Amien Rais dosen saya dan juga kemarin saya menyatakan diri salah satu orang yang terdepan membela Pak Amien,” tandas Heru dalam pernyatannya di fajar.co.id.

Pembelaan juga datang dari dosen Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr Erwin. Ia menyatakan ancaman Hercules merupakan bentuk intimidasi. Ia menegaskan tidak boleh ada pembungkaman demokrasi. Setiap warga negara berhak menyampaikan kritik.

Ia menekankan perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Karena itu, tak boleh ada pengancaman, intimidasi pada mereka yang menyampaikan kritik. Amien Rais sendiri dalam berbagai pernyataannya mengungkapkan bersedia maju ke ranah hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *