catrawarta.com — Perjalanan mudik penuh kegembiraan namun juga melelahkan. Gembira sudah tentu karena bakal bertemu sanak saudara di kampung halaman. Lelah, sangat jelas karena menempuh perjalanan panjang dengan lalu lintas yang padat.
Di berbagai ruas jalan sudah terlihat kepadatan kendaraan. Tidak hanya jalan utama tetapi juga jalan-jalan yang menuju ke perkampungan, perumahan. Mereka yang mengemudikan kendaraan sendiri harus ekstra hati-hati, menjaga stamina karena lelah fisik dan psikis.
”Karena itu, aspek keselamatan mudik dalam perjalanan menjadi yang utama dalam momentum liburan Idulfitri,” tandas Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto.
Pesan ia sampaikan saat bersama Kepala Satpol PP DIY Bagas Seloadji beserta jajaran Dinas Perhubungan DIY mengunjungi Posko Mudik yang ada di Prambanan. Ia berharap kepada seluruh jajaran yang melayani masyarakat bisa bersinergi dan saling mendukung guna mewujudkan harapan ”zero tolerance for accident”.
Eko mengingatkan terutama untuk pengemudi agar mematuhi aturan keselamatan berlalu lintas. Ia minta pengemudi memastikan kendaraan laik jalan, cek kondisi kendaraan. Pengemudi diminta tidak memaksakan diri saat tidak fit karena bisa membahayakan penumpang dan orang lain.
Jaga Stamina Selama Mudik
”Juga pada pemudik, jaga stamina selama perjalanan, istirahat cukup, ketika merasa tidak enak badan langsung ke pusat pelayanan kesehatan terdekat atau posko mudik yang tersebar di berbagai tempat,” sarannya.
Eko dan jajaran menerima penjelasan terkait fenomena dan kondisi pengaturan arus lalin selama arus mudik dan balik liburan Lebaran 2026 dari petugas Dinas Perhubungan DIY yang piket.
Ia bersama Wakil Ketua Hifni Mohammad Nasikh, dan Anggota Arif Kurniawan, Sigit Nurcahyo, Akhid Nuryati, Purwanto berharap pemerintah daerah bisa memberikan pelayanan kepada pemudik termasuk penyediaan akses layanan kesehatan. Hal ini penting karena mudik sangat melelahkan.
Hifni menambahkan, pentingnya rambu petunjuk dan update informasi lalin, serta petugas di posko yang mudah dihubungi dan kecepatan respon pertolongan pertama. Pemudik pasti sangat membutuhkan berbagai layanan tersebut.
Khusus kepada Dinas Kesehatan, ia mengingatkan untuk memberikan pemeriksaan kesehatan kepada para pengemudi. Selain itu, bisa memberi obat-obatan yang diperlukan ketika ada yang mengeluh sakit.
Kepala Bidang Pengembangan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan DIY, Didit Suranto memberi penjelasan pengaturan lalu lintas di Purwomartani sebagai pintu masuk tol sementara bagi yang akan keluar dari Yogyakarta. Pintu keluar tol yang masuk ke Yogyakarta berada di gerbang tol Prambanan.

Kolaborasi Ritel Modern dan UMKM Lokal untuk Menggerakkan Ekonomi Wonosobo 