catrawarta.com — Konflik horizontal yang kerap terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, membuat semua pihak prihatin. Para tokoh adat berharap masyarakat dapat menjaga keamanan dan kenyamanan serta mengedepankan dialog.
Salah satu tokoh adat tersebut, Timotius Samin dari Kamoro Iwaka mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar situasi di Kabupaten Mimika tetap aman dan damai.
”Keamanan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Kalau situasi aman, ekonomi masyarakat bisa berjalan lancar, pendidikan anak-anak tidak terganggu sehingga generasi Papua bisa fokus mengejar masa depan yang lebih baik,” harap Timotius.
Peran Aktif Tokoh Adat
Menurutnya, pembangunan yang merata hingga ke wilayah pesisir dan pegunungan Mimika hanya dapat terwujud apabila stabilitas keamanan terus terjaga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para kepala suku dan tokoh adat, untuk berperan aktif menjaga harmoni sosial di wilayah masing-masing.
”Saya terus berkomunikasi dengan kepala-kepala suku lainnya agar sama-sama memantau situasi di wilayah pesisir. Mimika harus tetap menjadi rumah yang aman bagi semua,” ujar Timotius.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan dan pemerintah daerah yang selama ini berupaya menjaga stabilitas keamanan Mimika. Ia berharap sinergi dan kekompakan yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan.
Timotius mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang dapat memecah persatuan. Kedamaian adalah modal utama untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera dan berkeadilan di Tanah Papua.

Kemarahan Rakyat Iran Indikator Kerapuhan Legitimasi Rezim 