catrawarta.com — Momentum libur Tahun Baru Imlek 2026 menjadi berkah tersendiri bagi Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang memiliki deretan pantai laut selatan yang cukup bagus. Arus wisatawan sepanjang liburan tersebut memberi dampak positif bagi pendapatan daerah setempat.
Ribuan wisatawan memadati berbagai objek wisata, dengan kawasan pantai yang tetap tujuan favorit. Data Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga setempat mencatat, hingga Selasa (17/2/2026) jumlah pengunjung pantai di Gunungkidul hampir menyentuh angka 25 ribu wisatawan. Arus kedatangan sampai Selasa ini masih terus mengalir.
Sekretaris Dinas, Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Eko Nur Cahyo, menjelaskan, untuk kunjungan wisatawan pada libur Imlek ini, pihaknya tidak memasang target khusus. Namun situasi lapangan menunjukkan aktivitas wisata meningkat dan relatif merata.
Lebih Leluasa
Menurutnya, pola kunjungan tahun ini berbeda dengan akhir pekan biasa. Libur yang berlangsung empat hari membuat wisatawan lebih leluasa mengatur waktu perjalanan, sehingga tidak terjadi penumpukan pada satu hari tertentu.
Pada perbandingan pekan sebelumnya, jumlah pengunjung Sabtu lalu tercatat 20.479 orang. Meski lebih tinggi, selisih tersebut dinilai wajar dan tidak menunjukkan penurunan minat berwisata.
“Masih stabil, karena waktu liburnya Panjang, sehingga kedatangan menyebar di beberapa titik pantai,” ujarnya.
Sementara itu, petugas SAR tetap disiagakan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung. Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, memastikan aktivitas wisata berlangsung aman dan terkendali.
Belum terdapat laporan kecelakaan laut selama periode kunjungan tersebut. Meski demikian, wisatawan terus diingatkan untuk tidak bermain di zona berbahaya serta mematuhi rambu keselamatan.
Petugas juga rutin memberikan imbauan langsung di bibir pantai agar pengunjung tetap berhati-hati, terutama saat bermain air.

Menkeu Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Akan Mengakselerasi Lapangan Kerja 