Warta

Tragis, Lakalantas di Jalan Yogya–Wates 4 Remaja Meninggal Dunia

catrawarta.com — Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tragis terjadi di Jalan Raya Yogya–Wates, tepatnya di depan Circle K Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul,...

Petugas polisi Polres Bantul melakukan olah TKP lakalantas tragis di Jalan Yiogya-Wates, Jumat dinihari

catrawarta.comKecelakaan lalu lintas (lakalantas) tragis terjadi di Jalan Raya Yogya–Wates, tepatnya di depan Circle K Bandut Lor, Argorejo, Sedayu, Bantul, pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan bermotor, yakni dua sepeda motor Honda Scoopy dan satu mobil Toyota Avanza.

Berdasarkan keterangan Satlantas Polres Bantul, kecelakaan bermula saat dua sepeda motor melaju dari arah timur ke barat. Keduanya kemudian mengambil jalur kanan atau melawan arus. Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju sebuah Toyota Avanza.

Karena jarak yang sudah sangat dekat, salah satu sepeda motor menabrak bagian depan mobil. Benturan tersebut membuat mobil oleng ke kanan. Tidak lama kemudian, sepeda motor lainnya menabrak bagian samping kiri mobil, sehingga terjadi kecelakaan beruntun.

Warga setempat segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit. Akibat kejadian ini, empat remaja meninggal dunia, sementara satu korban mengalami luka berat. Pengemudi dan penumpang mobil dilaporkan selamat tanpa luka.

Meninggal Dunia di TKP

Para korban yang meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) yakni pengendara Scoopy AB 3554 EV inisial AA (19), laki-laki warga Argosari Sedayu Bantul  dan  pembonceng nya inisial EF (18), laki-laki warga Minggir Sleman. Kedua jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Panembahan Senopati Bantul. Siang harinya oleh keluarganya langsung dimakamkan di desa masing-masing.

Sementara itu, dua korban lainnya yang sempat dirawat di RSU Muhammadiyah Gamping AGS (17 ), laki laki, warga Sidokarto, Godean, Sleman, yang  mengalami luka patah kaki sebelah kanan dan luka terbuka di kepala serta pemboncengnya berinisial ER (17),  laki-laki warga Sumberagung Moyudan Sleman, myawanya sama-sama tak tertolong.

Dalam peristiwa lakalantas ini, seluruh korbannya adalah anak-anak yang masih usia remaja, sehingga kasus ini harus menjadi perhatian para orang tua. Apalagi kejadian itu berlangung dinihari. Oleh karena itu, para orang tua perlu memberikan pengawasan dan edukasi ekstra dan lebih tegas, termasuk keselamatan berkendara. Mereka yang menjadi korban ternyata juga tidak mengenakan pelindung kepala (helm).

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *