catrawarta.com — Industri musik nasional mendapat tantangan berat dengan perkembangan teknologi. Belum lagi persoalan royalti yang belum berpihak pada pencipta dan musisi.
Karena itu, pada Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret ini, saat yang tepat untuk melakukan evaluasi, refleksi sekali mengkaji ulang berbagai persoalan seperti hak cipta, royalti dan lainnya.
”Tantangan musik nasional sangat kompleks, terutama royalty dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan,” ungkap Dosen Fakultas Hukum UGM, Laurensia Andrini PhD.
Menurutnya, ada dua tantangan utama industri musik dari perspektif hukum. Penarikan dan pendistribusian royalti masih menjadi pertanyaan banyak pihak. Akuntabilitas dan transparansi yang belum membuat puas banyak pihak.
Tangan berikutnya, kemunculan kecerdasan buatan atau AI yang berkembanga begitu pesat. Para pencipta dan musisi harus berhadapan dengan karya buatan ”mesin” yang sering kali juga mengambil karya para musisi.
Ketimpangan Bagi Hasil
Laurensia mengatakan, royalti menjadi ancaman bagi para pelaku industri musik terlebih adanya ketimpangan bagi hasil dari platform streaming digital.
Bagi hasul, jelasnya, belum berpihak pada musisi atau pencipta lagu. Karena itu perlu langkah konkret seperti yang dilakukan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
”Saya berharap inovasi teknologi dapat menjawab keraguan royalti musisi maupun pencipta lagu. Ada banyak skema untuk menjembatani ketidakadilan atau ketimpangan dalam hal royalti,” tandas Laurensia.
Ia menyebut LMKN telah bergerak dengan menciptakan platform digital untuk pengelolaan royalti musik secara terpusat, transparan, dan efisien. Pengguna komersial dapat mengajukan permohonan lisensi serta membayar royalti melalui platform tersebut.
Menurutnya, intervensi negara merupakan keniscayaan khususnya pada aspek transparansi royalti. Di sinilah negara harus hadir mengatur agar platform yang beroperasi di Indonesia mengedepankan transparansi dalam pemungutan dan pendistribusian royalti.

Kecerdasan Anak Ikut Ibu, Apakah Sesederhana Itu? Ini Kata Penelitian 