Warta

Mengapa Paus Fransiskus Jadi Incaran Penggulingan dalam Epstein Files?

catrawarta.com — Dokumen Epstein (Epstein Files) ternyata membuka borok para elite global yang mempunyai agenda buruk. Selain praktik perdagangan manusia, pedofilia, penyiksaan...

Almarhum Paus Fransiskus yang meninggal pada 21 April 2025.(Sumber: instagram frasiscus)

catrawarta.comDokumen Epstein (Epstein Files) ternyata membuka borok para elite global yang mempunyai agenda buruk. Selain praktik perdagangan manusia, pedofilia, penyiksaan dan berbagai rekayasa lain, mereka ternyata memiliki agenda yang mengejutkan dunia.

Ya, dalam salah satu dokumennya berdasarkan sejumlah sumber menyebutkan, ada rencana penggulingan pemimpin umat Katolik sedunia yang belum lama meninggal, Paus Fransisku. Dua sosok yang mengincar untuk menghabisi Paus adalah Epsteins sendiri dan mantan penasehat Gedung Putih, Steve Banon.

Dikutip dari cnbcindonesia dan cnnindonesia, Steve Banon mengungkapkan keinginan untuk melemahkan pengaruh Paus Fransiskus. Ia mengatakan hal itu pada Jeffrey Epstein, Juni 2019. Waktu itu, Steve sudah keluar dari posisi penasehat kepresidenan Amerika Serikat.

Steve berusaha keras ”menyerang” Paus Fransiskus. Sejumlah pihak menilai, langkah tersebut terpaksa dilakukan karena Paus dianggap menghalangi agenda politik global. Ia melakukan serangan ke internal gereja Katolik dengan berbagai tuduhan.

Komitmen pada Kemanusiaan dan Alam

Paus Fransisku selama masa kepemimpinannya memang dikenal sangat peduli pada persoalan kemanusiaan dan lingkungan dan hubungan dengan Sang Pencipta. Ketegasannya tersebut terlihat dari ensliklik yang dikeluarkan pada tahun 2015 yang terkenal sebagai “Laudato Si”.

Ensiklik atau surat resmi sikap gereja Katolik tersebut menegaskan pentingnya memupuk semangat kepedulian pada lingkungan, bumi sebagai rumah bersama dan Sang Pencipta. Paus secara tegas minta supaya manusia meninggalkan pola hidup konsumtif dan melakukan pertobatan ekologis.

Selama ini, manusia telah melakukan kesalahan besar dengan eksploitasi alam yang mengakibatkan kerusahan bumi. Pemanasan global menjadi bukti nyata rusaknya lingkungan akibat ulah manusia yang serakah.

Ensiklik itu pula yang menjadi dasar gereja Katolik Indonesia menolak konsesi tambang. Pemimpin gereja Katolik melihat pertambangan menjadi salah satu perusak alam Indonesia. Terbukti, bencana dasyat Sumatra bukan saja akibat alam tetapi juga keserakahan manusia.

Keberpihakan pada Mereka yang Tertindas

Kepedulian Paus Fransiskus yang secara tegas menolak segala bentuk penindasan pada alam dan manusia bisa jadi membuat elite global merasa gerah. Sosok tersebut dianggap menghalangi agenda global yang ingin menguasai bumi dan segala isinya.

Konflik berkepanjangan di Palestina juga menjadi perhatian serius Paus Fransiskus. Ia selalu memberi dukungan pada masyarakat Gaza agar tidak takut dan selalu menjaga iman. Setiap hari, ia melakukan kontak dengan satu-satunya Gereja Katolik di Gaza. Bahkan dalam kondisi sakit kritis sekalipun, ia tetap menyempatkan diri menyapa umat di Gaza.

Upaya penggulingan Paus Fransiskus tidak terlaksana hingga sosok tersebut meninggal dunia pada 21 April 2025. Agenda yang beberapa kali menjadi percakapan serius antara pelaku kejahatan seksual sekaligus pedofilia Jeffrey Epstein dan Steve Banon tidak memperoleh respons dari banyak pihak. Belum ada pernyataan resmi dari Amerika Serikat maupun pihak Steve Banon mengenai dokumen Epstein.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *