Catra Budaya

Belajar Sejarah di JLC, Hilangkan Rasa Jenuh

catrawarta.com — Belajar sejarah kini tak harus ‘njlimet’, apalagi sampai harus menghafal deretan angka tahun dan teks buku tebal. Sejarah sekarang bisa...

Pembelajaran sejarah SMAN 9 dengan literasi arsip koran lama di Jogja Library Center.

catrawarta.comBelajar sejarah kini tak harus ‘njlimet’, apalagi sampai harus menghafal deretan angka tahun dan teks buku tebal. Sejarah sekarang bisa diikuti dengan menyenangkan. Bahkan, bisa berubah seperti sedang menjadi petualang detektif nyata.

Itu pula yang baru saja diikuti siswa kelas XII SMAN 9 Yogyakarta. Saat mengikuti pelajaran sejarah, mereka antusias. Mengapa? Karena para siswa ini belajar dengan metode outing class ke Jogja Library Center (JLC) di kawasan Malioboro. Mereka membedah arsip koran lama sebagai sumber primer sejarah.

Di bawah bimbingan guru sejarah, Panji Saputra SPd, siswa diajak menjawab rasa penasaran mereka tentang bagaimana sebuah peristiwa terekam dalam tinta karya jurnalistik. Salah satunya arsip koran Kedaulatan Rakyat (KR) edisi November 1945.

“Siswa berkesempatan mengakses koran KR yang sudah berusia 81 tahun. Ini bukan sekadar kertas tua. Tapi bukti tulisan wartawan yang merekam langsung perjuangan mempertahankan kemerdekaan, transisi orde lama, orde baru hingga reformasi,” kata guru sejarah SMAN 9 Yogyakarta Panji Saputra.

Menurutnya, membaca narasi dari koran aslinya dapat mempertebal rasa nasionalisme siswa. Karena mereka merasakan langsung atmosfer zaman tersebut melalui bahasa dan visualisasi masa lalu. Metode outing class ini dipilih untuk memutus kejenuhan belajar di dalam kelas.

Inovasi Pembelajaran

Plt Kepala SMAN 9 Yogyakarta, Sri Moerni MPd mendukung penuh terhadap inovasi metode pembelajaran ini. Pihaknya berharap langkah yang diambil  guru sejarah ini bisa menularkan semangat kreatif kepada guru mata pelajaran lain.

“Pembelajaran harus didesain menyenangkan tanpa tekanan psikologis. Inovasi seperti ini memberikan wawasan mendalam dan pengalaman nyata yang tidak bisa didapatkan hanya dengan membaca buku teks,” terangnya.

Siswa SMAN 9 Yogya Chiara Okhalia Putri mengaku terkesan dengan pengalaman barunya tersebut. Ia bisa memahami perkembangan perjuangan bangsa dari 1945 hingga sekarang melalui sudut pandang jurnalis pada masanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *