catrawarta.com — Seluruh penumpang, korban dan petugas kereta api yang ada dalam peristiwa tabrakan mendapat penanganan maksimal. Mereka yang menjadi korban saat ini dalam perawatan di rumah sakit.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas kejadian tersebut. Tabrakan kereta api di Bekasi mengakibatkan tujuh orang meninggal dan puluhan lainnya dalam perawatan di rumah sakit.
”Kami pastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujar Anne.
Pihaknya memahami situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan dan keluarga yang menunggu kabar. Saat ini, seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.
Ia menjanjikan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi. Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
Tiga Orang Masih Terperangkap
Seperti diberitakan www.antaranews.com, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin mengungkapkan selain korban meninggal, puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif. Petugas di lapangan masih terus berupaya menyelamatkan sejumlah penumpang yang terjepit dalam rangkaian kereta.
”Jumlah meninggal dunia tujuh orang, luka-luka dan dirawat sebanyak 81 orang, dan masih ada tiga orang yang terperangkap di dalam kereta,” papar Bobby.
Ia menjelaskan proses evakuasi korban memakan waktu hingga delapan jam. Tim di lapangan harus bekerja keras dengan tingkat ketelitian tinggi demi memastikan keselamatan para korban yang masih berada di area reruntuhan.
”Evakuasi berjalan cukup lama selama 8 jam dan kita laksanakan hati-hati sekali,” tutur Bobby menjelaskan kendala teknis dan prosedur keselamatan selama evakuasi.
Terkait pembersihan jalur, PT KAI memastikan seluruh rangkaian KA Argo Bromo Anggrek yang terdiri atas 12 gerbong telah berhasil dipindahkan. Seluruh gerbong kini sudah dievakuasi menuju Stasiun Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dampak Tabrakan, Sejumlah Perjalanan Kereta Api dari dan ke Jogja Dibatalkan 