catrawarta.com — Para atlet tuli atau tuna rungu bisa mengikuti sejumlah cabang dalam Kejuaraan Provinsi DIY 2026. Pasalnya, Dewan Pengurus Persatuan Atlet Tuna Rungu Indonesia (Patrin) telah menyiapkan empat cabang olahraga utama yakni bulu tangkis, tenis meja, atletik, dan renang.
Koordinator Pembinaan Atlet Patrin, Agung Baghaskoro menjelaskan hal itu usai bertemu dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. ”Berdasarkan rancangan program kerja Kejurprov 2026, empat cabang olah raga tersebut menjadi prioritas dan fokus perlombaan,” ujar Agung.
Namun demikian, masih terdapat peluang adanya penambahan cabang olahraga lain yang akan dipertandingkan, menyesuaikan dengan minat dan kesiapan atlet. Tingginya minat pada empat cabang olah raga utama menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembinaan atlet tuli berprestasi dari DIY. Ia menegaskan, Patrin sejatinya mendapat kesempatan untuk mengirimkan perwakilan atlet ke ajang internasional Deaflympics 2025 di Tokyo, Jepang. Keterbatasan anggaran membuat kesempatan tersebut terpaksa dilepas. Pentingnya Sinergi dan Koordinasi Berkaca dari pengalaman tersebut, Agung menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, KONI, serta lembaga terkait, demi keberhasilan Kejurprov 2026 dan pembinaan atlet ke depan.
“Mengikuti olimpiade tentu tidak mudah, harus ada persyaratan tertentu. Tapi khusus untuk tuna rungu, kita sudah mendapatkan slot. Mudah-mudahan ada atlet khususnya dari Jogja yang bisa berprestasi di nasional maupun internasional,” paparnya.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyambut baik rencana penyelenggaraan Kejurprov 2026. Komunikasi yang berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan menjadi unsur penting dan kunci keberhasilan penyelenggaraan sebagai wadah penyaluran bakat yang inklusif. Kejurprov 2026 merupakan program berkelanjutan dari Kejuaraan Daerah Olahraga (Kejurda) Tuli DIY 2025 yang sukses digelar pada Desember lalu.
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan sebelumnya, DIY memiliki potensi untuk menyelenggarakan kompetisi futsal khusus bagi penyandang tunarungu, yang diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet tuli berprestasi. Hingga saat ini, Patrin DIY tercatat memiliki sekitar 230 anggota dari berbagai kelompok usia.

Paus Leo XIV Kecam Penggunaan Kekuatan Militer, Kritik Diplomasi Kekerasan 