catrawarta.com — Slogan penyelenggaraan haji tahun 2026 adalah ‘Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan’ . Tema ini oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus digelorakan ke masyarakat, termasuk para petugas haji yang memberikan pelayanan di tanah suci.
Kemenhaj menyadari dari 203.300 jemaah calon haji tahun ini, 25 persennya adalah jemaah lanjut usia (lansia) yang mencapai jumlah sekitar 33 ribu orang. Mereka berusia 65 tahun ke atas.
Sedangkan sekitar 144 ribu jemaah lebih dalam kondisi risiko tinggi (risti) yang memiliki penyakit bawaan, seperti jantung, diabetes, hipertensi dan penyakit yang bisa menggangu mobilitas.
Oleh karena itu, ketika kemudia PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyerahkan bantuan sebanyak 600 kursi roda untuk mendukung mobilitas jemaah haji Indonesia di Tanah Suci, khususnya jemaah lanjut usia dan jemaah berkebutuhan khusus, Kemenhaj sangat berterimakasih.
“Bantuan kursi roda dari sebelumnya 200 unit menjadi 600 unit tahun ini, karena melihat kebutuhan jemaah, khususnya lansia, agar mobilitas mereka selama penyelenggaraan dan terutama menjelang puncak ibadah haji tetap lancar dan nyaman,” kata Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna pada acara pemberian kursi roda secara simbolis kepada Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji & Umrah Kemenhaj Puji Raharjo di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Bisa Digunakan untuk Musim Haji Mendatang
Puji Raharjo mengatakan, jika musim haji sudah selesai, kursi roda ini akan disimpan di kantor misi haji di Arab Saudi dan akan digunakan kembali pada musim haji berikutnya. Kursi roda ini akan disebar di berbagai sektor, baik di Mekkah maupun Madinah.
Menurutnya, pada musim haji tahun ini jumlah jemaah lansia dan disabilitas, cukup tinggi, sehingga kursi roda ini sangat cocok buat mereka yang mau menjalankan ibadah di tamah suci.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menambahkan, bantuan kursi roda, juga memastikan kelancaran transaksi keuangan jamaah selama berada di Arab Saudi. Jemaah dapat menggunakan Kartu Debit BSI untuk tarik tunai maupun bertransaksi di berbagai jaringan ATM dan EDC di Arab Saudi.
Masih dalam rangka mempermudah layanan bagi jemaah, BSI juga berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan fitur “Menu Kurban dan Pembayaran Dam Haji”. Inovasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah digital nasional sekaligus memudahkan masyarakat melakukan pembayaran Dam haji dan ibadah kurban secara praktis, aman, transparan dan terintegrasi dalam satu platform digital berbasis rupiah.
Mendominasi Layanan Haji
Dikatakan Anton, saat ini BSI mendominasi layanan haji nasional melalui pengembangan ekosistem haji dan umrah yang terintegrasi. Pada penyelenggaraan haji 2026, dari total 203.320 jemaah Indonesia yang berangkat, sebanyak 169.700 orang atau sekitar 83 persen merupakan nasabah BSI. Perseroan juga menguasai sekitar 60 persen pangsa waiting list haji nasional atau sekitar 3,3 juta jamaah dari total 5,4 juta antrean haji nasional.
Tingginya minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap layanan haji syariah turut mendorong jumlah nasabah Tabungan Haji BSI menembus 7,25 juta nasabah pada triwulan I tahun 2026.

256 Temuan Kasus Virus Hanta, Jangan Panik! 