catrawarta.com — Setiap momen puasa dan Idul Fitri masyarakat selalu menghendaki uang rupiah cetak baru. Oleh karena itu, mereka pun beramai-ramai melakukan penukaran di Bank Indonesia (BI) yang biasanya menggunakan mobil keliling dan mangkal di beberapa tempat secara terjadwal atau bisa pula melaksanakan penukaran di sejumlah bank yang ditunjuk.
Untuk keperluan ini Bank Indonesia (BI) menyiapkan Rp 4,99 triliun uang Rupiah layak edar (ULE). Jumlah sebanyak itu untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat di DIY selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Dibandingkan tahun lalu jumlah tersebut naik 8,24 persen
Kepala Perwakilan BI DIY Sri Darmadi Sudibyo mengatakan, peningkatan penyediaan uang tunai tersebut merupakan bagian dari komitmen BI bersama perbankan dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran, khususnya pada periode meningkatnya kebutuhan uang kartal masyarakat.
“SERAMBI 2026 menjadi wujud nyata kehadiran BI dalam memastikan kebutuhan uang masyarakat terpenuhi, sekaligus mendorong penggunaan Rupiah secara bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kick off SERAMBI 2026 di wilayah DIY dilaksanakan di Kantor Perwakilan BI DIY, bertepatan dengan pembukaan SERAMBI secara nasional oleh Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali di Kantor Pusat BI Jakarta. Kegiatan tersebut mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkat”.
Halaman Masjid dan Bank
Secara nasional, BI menyiapkan ULE sebesar Rp 185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Khusus di DIY, layanan penukaran uang akan berlangsung mulai 23 Februari hingga 12 Maret 2026, tersebar di sejumlah lokasi strategis.
BI DIY akan membuka layanan kas keliling di enam masjid pada 23–26 Februari 2026, masing-masing dua masjid di Kota Yogyakarta serta masing-masing satu masjid di Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul. Selain itu, sebanyak 34 bank umum di DIY melayani penukaran uang mulai 25 Februari hingga 12 Maret 2026.
Puncaknya, layanan penukaran uang terpadu akan digelar pada 3–5 Maret 2026 di Halaman Pendopo Graha Wanabhaktiyasa Jalan Kenari Yogyakarta, bekerja sama dengan sembilan bank, antara lain Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BPD DIY, BSI, Bank Muamalat, CIMB Niaga dan Mandiri Taspen.
Seluruh layanan penukaran dilakukan melalui Aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id). Masyarakat dapat memesan penukaran sesuai jadwal dan lokasi yang dipilih, dengan batas maksimal penukaran Rp 5,3 juta per orang dalam berbagai pecahan.
“Momentum Ramadan juga menjadi ajang memperkuat gerakan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Kenali keaslian Rupiah dengan 3D: Dilihat, Diraba dan Diterawang serta dirawat dengan 5J. Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa,” tegasnya.
Dengan pasokan likuiditas yang memadai dan dukungan perbankan, perputaran ekonomi DIY selama Ramadan dan Lebaran diproyeksikan tetap terjaga dan tumbuh positif.

Puasa Mencerdaskan Jiwa dan Menyehatkan Raga 