catrawarta.com — Seekor gajah mati tapi seluruh dunia peduli. Inilah yang terjadi pada gajah bernama Craig yang mati di Taman Nasional Amboseli, Kenya. Mengapa dunia begitu peduli dan kisah Craig termasuk unik?
Ya, gajah jantan tersebut mati pada usia 54 tahun dan menjadi bukti keberhasilan Kenya melindungi satwa dari para pemburu. Selain berumur panjang, gading Craig juga utuh dengan berat mencapai 45 kg pada masing-masing gading. Sekali lagi, utuh!
Jarang gading gajah bisa utuh dalam ukuran begitu besar. Para pemburu liar tentu selalu mengincarnya karena nilai gading sebesar itu luar biasa. Mereka bisa memperoleh banyak keuntungan di pasar gelap.
”Masih ada negara yang berhasil mempertahankan habitat gajahnya. Dengan kondisi Craig yang memiliki gading panjang sampai akhir usianya, merupakan suatu pencapaian luar biasa,” papar guru besar kehewanan, Prof Raden Wisnu Nurcahyo.
Habitat Aman dari Perburuan
Dengan gading yang begitu panjang, hidupnya terlihat nyaman. Ia berasumsi bahwa selama hidupnya, Craig tinggal di habitat yang nyaman, terlindungi, bebas dari ancaman, dan ketersediaan pakannya tercukupi.
Menurut kematian gajah Craig di usia 54 tahun menunjukkan keberhasilan program konservasi gajah di Kenya, Afrika. Lebih lanjut, ia menjelaskan Taman Nasional Amboseli sendiri kerap dikunjungi banyak wisatawan.
Hal ini menjadi bukti masih banyak wisatawan yang peduli satwa liar. Mereka bisa menikmati flora dan fauna tanpa harus mengganggu dengan tidak adanya tidak ada atraksi ditunggangi atau dieksploitasi.
Gajah Terus Menyusut
”Mereka hanya difoto atau diamati dari dekat. Tentunya, hal ini menjadi catatan untuk para pengelola tempat wisata di Indonesia yang memamerkan gajah sebagai objek wisatanya, pasalnya masih banyak gajah-gajah yang mendapatkan perlakuan yang tidak sesuai,” tandas Wisnu.
Habitat gajah di alam liar semakin menyusut akibat pembalakan liar, perburuan gading, penyakit, serta pembukaan lahan untuk perkebunan sawit dan pertambangan. Terlebih, dengan bencana banjir yang terjadi tahun lalu di di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Tak hanya memberikan kerugian pada manusia, namun hal ini juga mengancam habitat gajah. Bahkan ada laporan jika ada gajah yang mati karena banjir bandang. Satu-satunya jalan, mereka hidup nyaman di Taman Nasional yang betul-betul terjaga.

Hati-Hati, Banyak Informasi Kesehatan Menyesatkan! 