Warta

Layanan Haji 2026 Hampir Rampung, Kloter Pertama Berangkat 22 April

catrawarta.com — Persiapan layanan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M hampir mencapai tahap final menjelang keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama pada 22...

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf (kiri) bersama Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dalam suatu rapat dengar pendapat di DPR RI. (Istimewa)

catrawarta.comPersiapan layanan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M hampir mencapai tahap final menjelang keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama pada 22 April 2026.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menyampaikan, saat ini pemerintah tengah melakukan pengecekan akhir terhadap seluruh aspek layanan haji. “Kesiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah final checking seluruh layanan menjelang operasional haji,” ujar Irfan di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Ia merinci, untuk akomodasi jamaah di Arab Saudi telah disiapkan sebanyak 177 hotel dan 51 dapur katering di Makkah, serta 100 hotel dan 23 dapur di Madinah. Selain itu, layanan kesehatan bagi jamaah juga telah dipastikan siap dan akan disupervisi langsung oleh Saudi German Hospital.

Kartu Nusuk bagi Jamaah Siap Dibagikan

Dalam hal administrasi, Irfan memastikan seluruh kartu Nusuk bagi jamaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Air. Kartu tersebut diharapkan dapat segera didistribusikan dan diaktivasi oleh calon jamaah saat berada di embarkasi sebelum keberangkatan.

Kartu Nusuk Haji adalah, kartu identitas digital resmi yang wajib dibawa oleh jamaah hajiresmi di Arab Saudi. Kartu ini berfungsi untuk mempermudah akses ke Masjidil Haram, Madinah (Masjid Nabawi) dan lokasi ibadah lainnya.

Kartu memuat barcode data pribadi, lokasi akomodasi dan digunakan untuk verifikasi petugas. Kartu ini dikenal pula dengan nama Smart Card Haji.

Bandara YIH Embarkasi Baru

Pemerintah juga menetapkan total 16 embarkasi keberangkatan haji tahun ini, dengan penambahan dua embarkasi baru, yakni Cipondoh dan Yogyakarta, untuk memperlancar proses pemberangkatan jamaah. Sementara itu, jadwal kepulangan jamaah haji Indonesia direncanakan mulai berlangsung pada 1 Juni 2026.

Di tengah persiapan tersebut, pemerintah tetap mencermati dinamika konflik regional di kawasan Timur Tengah. Irfan menegaskan, aspek keselamatan dan keamanan jamaah menjadi prioritas utama sesuai arahan Presiden.

“Presiden meminta kepada kami untuk menjadikan keselamatan dan keamanan jamaah sebagai prioritas utama. Selama tidak ada informasi lanjutan dari Pemerintah Arab Saudi, maka jamaah haji Indonesia tetap siap diberangkatkan ke Tanah Suci,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *