Warta

Kemendagri Minta Harga Kebutuhan Pokok Turun Sesuai Harga Eceran Tertinggi

catrawarta.com — Harga berbagai kebutuhan pokok terus menanjak pada Ramadan. Kementerian Dalam Negeri minta agar harga-harga tersebut bisa turun sesuai dengan harga...

NAIK: Ilustrasi harga berbagai kebutuhan rumah tangga mengalami kenaikan di sejumlah daerah.(Sumber: Humas Pemda DIY)

catrawarta.comHarga berbagai kebutuhan pokok terus menanjak pada Ramadan. Kementerian Dalam Negeri minta agar harga-harga tersebut bisa turun sesuai dengan harga eceran tertinggi. Bahkan kementerian minta supaya harga bahan pokok setiap hari turun.

”Kita punya harga eceran tertinggi. Tegakkan hukum itu, ya. Tegakkan hukum itu dan saya minta turun setiap hari,” tandas Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir.

Ia menyampaikan permintaan ketika memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Tiga Juta Rumah dan Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta.

Turun Langsung Cek Lapangan

Tomsi minta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) turun langsung untuk mengecek perkembangan harga bahan pokok di pasar. Ia mengungkapkan, pada minggu pertama Ramadan, harga sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik di beberapa daerah. Komoditas tersebut antara lain cabai rawit, daging ayam ras, cabai merah, bawang putih, dan daging sapi.

”Tolong teman-teman dari dinas, dari TPID turun, cek lapangan kemudian komunikasikan betul supaya harga bisa turun,” pintanya.

Berdasarkan pantauan langsung di tingkat petani dan peternak, stok dan harga komoditas tersebut relatif terkendali. Akan tetapi, pada tingkat distributor terjadi lonjakan harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia minta jajaran pemerintah daerah, khususnya TPID, bersikap tegas pada oknum distributor yang menaikkan harga di atas HET.

Harga Beras Naik

Tomsi juga meminta Perum Bulog mengendalikan harga beras yang naik di sejumlah daerah. Menurutnya Perum Bulog dapat menambah stok beras di daerah yang mengalami kenaikan harga.

Melalui intervensi tersebut, ia berharap kenaikan harga beras yang melebihi HET dapat ditekan. Terlebih, saat ini pemerintah tengah mengupayakan swasembada beras yang menuntut tanggung jawab seluruh pihak untuk menjaga stabilitas harga.

”Apabila harga bahan pokok dapat dikendalikan dengan baik, masyarakat akan lebih mudah menjangkaunya. Karena itu, berbagai langkah dan upaya perlu terus dioptimalkan, terutama oleh jajaran TPID,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *