Warta

Hari Ini Puncak Angkutan Lebaran, Perhatikan Jadwal Kereta Api Jangan Sampai Ketinggalan!

catrawarta.com — Suasana arus balik diprediksi mencapai puncaknya hari ini, Selasa (24/3/2026). Kendaraan mulai memadati arus kembali ke daerah masing-masing terutama ke...

BALIK: Saatnya kembali ke daerah masing-masing, beraktivitas lagi seperti biasa.(Sumber: PT KAI)

catrawarta.comSuasana arus balik diprediksi mencapai puncaknya hari ini, Selasa (24/3/2026). Kendaraan mulai memadati arus kembali ke daerah masing-masing terutama ke arah barat dan timur. Begitu pula kepadatan terlihat di stasiun.

Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat lonjakan drastis volume penumpang pada masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026. Hari ini merupakan hari ke-14 masa angkutan Lebaran, Daop 6 melayani total 71.800 penumpang.

Angka tersebut mencakup 35.742 penumpang yang berangkat dan 36.068 pelanggan yang tiba di berbagai stasiun di wilayah kerja Daop 6.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih memproyeksikan hari ini sebagai puncak arus Angkutan Lebaran 2026. Indikator utamanya terlihat dari tingkat keterisian tempat duduk atau okupansi rata-rata perjalanan kereta api yang telah menembus angka di atas 90 perse.

”Tingginya animo masyarakat menunjukkan moda transportasi kereta api tetap menjadi pilihan utama bagi pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya,” ujar Feni.

Berangkat Awal ke Stasiun

Menanggapi situasi tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta mengeluarkan imbauan tegas bagi para calon penumpang. Mengingat volume kendaraan di jalan raya yang meningkat tajam selama momen libur Lebaran, para pelanggan diminta untuk mengatur waktu keberangkatan dari rumah atau penginapan dengan lebih bijak. Hindari risiko tertinggal kereta api akibat kemacetan lalu lintas.

”Penumpang lebih baik tiba di stasiun setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan yang tertera di tiket. Kereta api berangkat tepat sesuai jadwal yang berlaku. Kami tidak ingin ada pelanggan yang gagal berangkat hanya karena terjebak macet di perjalanan menuju stasiun,” tandas Feni.

Berdasarkan data hingga pukul 09.00 WIB, Stasiun Yogyakarta menjadi titik tersibuk dengan melayani 14.477 penumpang berangkat dan 14.389 penumpang tiba. Sementara itu, Stasiun Solo Balapan menyusul di posisi kedua dengan memberangkatkan 7.888 pelanggan serta menerima kedatangan 7.826 pelanggan, yang menunjukkan mobilisasi tinggi di area Surakarta.

Stasiun Lempuyangan, yang dikenal sebagai pusat keberangkatan kereta ekonomi, tercatat memberangkatkan 4.398 penumpang dan melayani kedatangan 6.538 pelanggan. Selain itu, Stasiun Klaten mencatat aktivitas signifikan dengan 3.144 penumpang berangkat dan 1.837 penumpang tiba, sedangkan Stasiun Purwosari melayani 1.811 keberangkatan dan 1.879 kedatangan.

Statistik Sangat Dinamis

Pihak manajemen menekankan bahwa angka-angka tersebut masih bersifat dinamis. Mengingat pembelian tiket secara daring maupun langsung masih terus berjalan hingga keberangkatan kereta terakhir pada tengah malam nanti, volume penumpang diprediksi akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Kepadatan arus lalu lintas di berbagai pusat kesibukan kota menjadi perhatian utama KAI Daop 6. Peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran berpotensi menciptakan titik-titik kemacetan baru yang tidak terduga. Karena itu, antisipasi dini dengan berangkat jauh lebih awal menjadi kunci utama kenyamanan perjalanan para pemudik.

”Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan tenang, nyaman, dan tepat waktu. Kerja sama dari para penumpang dalam memperkirakan waktu tempuh menuju stasiun sangat diharapkan demi kelancaran operasional,” harap Feni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *