Warta

Arus Balik Terkendali, Kakorlantas Pastikan Rekayasa Lalin Berjalan Efektif

catrawarta.com — Suasana liburan Lebaran berangsur berkurang. Tak lagi terlihat antrean panjang kendaraan seperti di Yogyakarta misalnya. Kendaraan plat luar kota berangsur-angsur...

LANCAR: Petugas kepolisian mengatur arus balik Lebaran supaya berjalan lancer.(Sumber: korlantas polri)

catrawarta.comSuasana liburan Lebaran berangsur berkurang. Tak lagi terlihat antrean panjang kendaraan seperti di Yogyakarta misalnya. Kendaraan plat luar kota berangsur-angsur meninggalkan kota wisata terbesar kedua setelah Bali.

Jalan-jalan utama di tengah kota sudah normal. Pemudik kembali ke tempat kerja menyambut aktivitas harian mulai Senin (30/3/2026). Arus lalu lintas lancer hanya tersisa kendaraan plat luar yang mungkin masih ada waktu jalan-jalan.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan pergerakan arus balik sangat terkendali. Ia turun langsung memantau pergerakan arus balik di Rest Area KM 62B Tol Cikampek, Jawa Barat.

Kehadiran jenderal bintang dua itu untuk memastikan strategi penguraian kemacetan berjalan optimal di tengah meningkatnya volume kendaraan menuju Jakarta. Ia memprediksi Minggu (29/3/2026) merupakan hari terakhir pemudik kembali ke rumah masing-masing.

Kepadatan di Sejumlah Titik

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan udara dan darat, secara keseluruhan pergerakan kendaraan masih berada dalam batas kendali. Meski terdapat kepadatan pada sejumlah titik krusial, terutama pada jalur arteri, aliran kendaraan di ruas tol utama mengalir dengan sirkulasi yang baik dan relatif lancar.

”Hasil monitoring menunjukkan arus di jalan tol cukup terkendali. Dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta berjalan baik,” ujar Agus.

Guna menjaga kelancaran, Korlantas Polri masih mempertahankan skema rekayasa lalu lintas berupa One Way Tahap Kedua Presisi. Kebijakan satu arah diterapkan mulai dari KM 263 ruas Tol Pejagan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikatama. Langkah tersebut sangat efektif menampung limpahan kendaraan yang datang dari arah Trans Jawa.

Selain one way, pihak kepolisian juga sempat memberlakukan sistem contraflow satu lajur di ruas KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek. Hal itu sebagai langkah antisipatif untuk mencegah penumpukan volume kendaraan yang masuk secara bersamaan ke wilayah Jawa Barat.

Kondisi Terkelola Baik

”Kondisi tetap terkelola dengan baik. Berdasarkan laporan dari Jawa Tengah, parameter di Gerbang Tol Kalikangkung belum menunjukkan peningkatan signifikan. Karena itu, one way lokal tahap kedua belum diperpanjang ke arah timur,” tambah Agus.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan untuk memperluas jangkauan rekayasa lalu lintas jika terjadi lonjakan arus yang drastis. Rencana penerapan one way tahap ketiga dari KM 390 wilayah Kendal telah disiapkan sebagai langkah cadangan yang saat ini masih dalam proses evaluasi.

Ia juga menekankan pengamanan tidak hanya terfokus pada jalan tol. Personel kepolisian dari tingkat polda hingga polres telah disebar di sepanjang jalur Pantura dan Pantai Selatan (Pansela) untuk mengurai titik-titik sumbat yang kerap terjadi di jalur arteri.

Pihaknya mengapresiasi seluruh anggota yang telah bekerja tanpa henti, khususnya dalam penertiban kendaraan sumbu tiga. Ia berharap kebijakan pembatasan dapat memperlancar arus balik sehingga tidak terjadi hambatan di jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *