catrawarta.com — Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Kompleks Kepatihan Yogyakarta saat Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama Wagub Sri Paku Alam X bersilaturahmi dengan masyarakat dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (30/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran puluhan gerobak angkringan yang berjajar rapi, menghadirkan nuansa khas tradisional Yogyakarta. Warga dari berbagai kalangan antusias memadati lokasi sejak pagi hari untuk mengikuti acara tersebut. Bahkan, ketika pintu gerbang belum dibuka, warga sudah banyak yang mengantre.
Puluhan angkringan yang dilibatkan tidak hanya menyajikan beragam menu khas seperti nasi kucing, sate usus, dan wedang hangat, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Aroma masakan tradisional yang menguar semakin menambah kehangatan suasana. Selain angkringan, menu lain yang disuguhkan adalah soto, pecel dan jenang.
Interaksi yang Cair
Dalam kesempatan itu, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyapa langsung warga, berbincang santai, hingga sesekali menikmati hidangan angkringan bersama masyarakat. Interaksi yang cair tersebut mencerminkan kedekatan pemimpin daerah dengan rakyatnya.
Senada, Sri Paku Alam X juga tampak berbaur dengan warga, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan. Momen ini dimanfaatkan masyarakat untuk bersalaman, berfoto, serta menyampaikan aspirasi secara langsung.
Acara silaturahmi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-271 DIY yang mengusung semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal. Kehadiran angkringan sebagai ikon kuliner khas Yogyakarta dinilai mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku usaha kecil.
Sejumlah warga mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain menikmati sajian khas angkringan, mereka juga merasa lebih dekat dengan pemimpin daerah. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kegembiraan hingga malam hari, mencerminkan semangat guyub rukun yang menjadi ciri khas masyarakat Yogyakarta.

Hari Film Nasional, Produktivitas Industri dan Negosiasi Selera Sinefil 