Warta

Diduga Cabuli Siswa SD Yatim Piatu, Oknum ASN Guru di Tanjungbalai Diarak Warga

catrawarta.com — Heboh beredar video aksi warga saat menggeruduk kediaman seorang guru aparatur sipil negara (ASN) di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan...

A crowd of people surrounds two individuals in the foreground as a man in a dark shirt guides a woman in a white shirt through the group their faces blurred for privacy
Oknum guru diduga cabuli murid di Tanjung Balai. (Dok. Facebook)

catrawarta.comHeboh beredar video aksi warga saat menggeruduk kediaman seorang guru aparatur sipil negara (ASN) di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Rekaman yang viral di berbagai platform media sosial pada Kamis, 23 Juli 2026 itu memperlihatkan massa yang marah terhadap seorang perempuan berbadan gempal berseragam putih.

Dalam narasi yang beredar, guru wanita tersebut diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual yang menimpa seorang siswa laki-laki di tingkat Sekolah Dasar (SD) setempat.

Guru wanita itu disinyalir mengajak murid malang itu bertandang ke rumahnya. Sementara tindakan pelecehan diduga kuat dilakukan oleh suaminya sendiri.

​Aksi penggerudukan yang terekam kamera itu memperlihatkan konsentrasi massa yang memadati area depan rumah terduga pelaku.

Amarah warga tampak dari riuhnya caci maki serta serangan fisik saat sang guru mulai melangkah keluar dari kediamannya meski dengan pengawalan ketat petugas. Tak hanya coba diserang fisik, hijabnya juga ditarik paksa warga hingga terlepas.

Hingga pakaian yang melekat di tubuhnya tampak berantakan serta alas kakinya lepas saat sejumlah orang diduga aparat kepolisian menggelandangnya keluar dari amukan massa.

​Eksalasi massa yang memuncak membuat proses evakuasi berlangsung dramatis. Terduga pelaku harus dilarikan dari lokasi menggunakan sepeda motor dengan posisi bonceng tiga demi menghindar dari amuk warga yang semakin liar dan bertambah jumlahnya.

Video lain yang diunggah oleh akun Instagram @wilis_medan menyatakan, “Nih guys, ini. Liatin ya. Emak-emak marah, mengawal pasangan yang diduga terlibat itu ke Mapolres Tanjungbalai.”

​Kemarahan masyarakat setempat meledak lantaran korban pelecehan ini diketahui merupakan seorang anak yatim piatu yang selama ini tinggal bersama keluarga angkatnya.

Terbongkarnya peristiwa kelam ini bermula ketika korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian duburnya, yang kemudian mendorong pihak keluarga membawanya untuk menjalani pemeriksaan medis hingga akhirnya korban memberanikan diri mengaku telah mendapat perlakuan tak senonoh pasangan suami istri itu.

Korban bahkan dikabarkan sempat tidak masuk sekolah selama hampir dua minggu akibat peristiwa trauma tersebut.

​Dugaan pelecehan ini juga menyisakan kecurigaan dari pihak lingkungan sekitar. Terutama terkait ketidakhadiran korban saat agenda ujian sekolah berlangsung.

Sekretaris Desa setempat dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis, 23 Juli 2026 menuturkan, “Kecurigaan warga menguat karena ketidakhadiran korban saat ujian sekolah. Demi mengantar lembar ujian, guru berinisial D datang langsung ke rumah.”

Gelagat tak biasa dari oknum guru tersebut kian memicu ibu angkat korban segera membawa ke klinik menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Kasus dugaan pencabulan yang menggemparkan masyarakat Tanjungbalai itu kini telah masuk dalam penanganan polisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *