Warta

Polisi Tangkap Pembunuh Sadis Pekanbaru, Korban Dipukul Pakai Kayu

catrawarta.com — Polisi menangkap para pelaku pembunuhan sadis di Pekanbaru. Korban dan pelaku saling kenal karena salah satu pelaku merupakan mantan menantu....

Two women wearing masks sit at a desk with papers and pencils in an indoor setting likely a classroom or office
PEMBUNUH: Dua dari empat pembunuh di Pekanbaru ditangkap polisi, dua lainnya laki-laki juga sudah ditangkap.(Sumber: instagram pekanbaru_luculucuan)

catrawarta.comPolisi menangkap para pelaku pembunuhan sadis di Pekanbaru. Korban dan pelaku saling kenal karena salah satu pelaku merupakan mantan menantu. Pelaku memukul kepala korban berkali-kali menggunakan kayu seperti terlihat jelas di cctv.

Diduga pembunuhan tersebut sudah direncanakan karena pelaku dating bertamu, berbincang-bincang kemudian salah satu pelaku langsung memukul kepala korban dari depan. Tak hanya sekali tapi berkali-kali disaksikan dua perempuan yang salah satunya mantan menantu.

Terlihat jelas dalam cctv yang beredar di berbagai media sosial, empat pelaku yakni dua perempuan dan dua laki-laki mendatangi rumah korban Dumaris Deniwati Boru Sitio yang berusia 60 tahunan. Perempuan yang merupakan mantan menantu dan teman-temannya disambut baik oleh tuan rumah.

Para pelaku juga berjabat tangan dan mencium tangan pemilik rumah. Korban kemudian duduk di kursi dan para pelaku tetap berdiri. Pelaku yang diduga otak pembunuhan yakni mantan menantu tampak berdiri di depan korban dan berbincang-bincang.

Belum ada keterangan resmi, apa yang menjadi bahasan dalam perbincangan mereka. Di tengah-tengah perbincangan, pelaku laki-laki tiba-tiba menyelonong dan langsung memukul kepala korban menggunakan balok kayu yang sudah dibawa dan disembunyikan di punggung.

Dipukul Berkali-kali

Korban yang duduk di kursi tiba-tiba dipukul sangat keras oleh pelaku laki-laki menggunakan balok kayu yang sudah dibawa dari luar. Balok kayu disembunyikan di belakang tubuhnya. Pemukulan berkali-kali mengakibatkan korban terluka parah dan meninggal.

DI tengah-tengah kejadian, tampak di cctv juga anak korban yang mendatangi rumah. Namun baru masuk sebentar langsung keluar lagi. Belum pasti keterlibatan anak pelaku yang dating sebentar tapi langsung keluar lagi mengendarai sepeda motor.

Usai pembunuhan, para pelaku menguras harta benda korban. Mereka mengambil barang berharga seperti perhiasan emas, uang tunai dalam bentuk dolar Singapura dan berbagai barang elektronik. Mereka dengan tenang keluar dari rumah korban berjalan menuju mobil hitam di luar dan langsung pergi.

Kapolres Pekanbaru Kombes Muharman Arta mengungkapkan polisi langsung bergerak cepat melakukan pengejaran para pelaku. Berbagai sumber media dan media sosial menyebutkan keempat pelaku ditangkap di dua lokasi yang berbeda. Dua pelaku ditangkap di Aceh Tenggara sedangkan dua lainnya di Binjai Sumatera Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *