catrawarta.com — Refleksi Kelahiran Mr. Achmad Soebardjo 23 Maret 1896
Salah satu tokoh penting dan tercatat sebagai pejuang kemerdekaan yang lahir 23 Maret 1896 adalah Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo. Sejak usia muda Achmad Soebardjo aktif di organisasi kepemudaan yang bernama Jong Java hingga sempat menjadi ketua Perhimpunan Indonesia saat kuliah di Studi Hukum Universitas Leiden Belanda tahun 1933. Ia meraih gelar Mr (Meester in de Rachten atau setara dengan Sarjana Hukum).
Semasa masih menjadi mahasiswa Soebardjo aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesisa melalui beberapa organisasi tersebut di Belanda. Pada 1920 – 1921 ia menjadi Ketua Indische Vereeniging (IV) sebelum berubah menjadi Perhimpunan Indonesia.
Ahmad Subardjo memiliki peran besar dalam menanamkan ide dan arah politik yang kemudian mendorong perumahan nama itu.
Dalam masa kepemimpinannya (1920–1921), ia menegaskan, perjuangan mahasiswa harus mengarah pada kemerdekaan Indonesia, bukan hanya kegiatan sosial. Ia memperkenalkan istilah ‘Indonesia’ secara konsisten dalam diskusi, tulisan, dan komunikasi organisasi, jauh sebelum nama itu resmi digunakan. Dengan kata lain, gagasannya mempersiapkan jiwa organisasi untuk menjadi Perhimpunan Indonesia.
Rumuskan Teks Proklamasi
Dalam catatan sejarah Indonesia, Achmad Soebardjo memiliki peran krusial sebagai tokoh kunci proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Ia mendapat julukan sebagai diplomat ulung dan Menteri Luar Negeri (Menlu) pertama Indonesia.
Salah satu tugas utamanya adalah merumuskan teks proklamasi, menjamin keamanan Soekarno-Hatta dalam peristiwa Rengasdengklok serta membangun dasar diplomasi Indonesia dengan dunia internasional.
Achmad Soebardjo adalah yang menyusun kalimat pertama naskah proklamasi yang berbunyi: “Kami Bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia” . Ia pula yang menjemput Soekarno-Hatta dari Rengasdengklok dan menjamin keamanan kepada golongan muda, bahwa proklamasi akan dilaksanakan pada 17 Agustus 1945.
Saat menjabat sebagai Menlu, Achmad Soebardjo meyakinkan sekutu, bahwa Indonesia telah merdeka dan melucuti tantara Jepang. Soebardjo pula yang menjadi wakil Indonesia dalam persidangan Internasional (menentang imperalisme) dan pernah menjabat Duta Besar untuik Swiss.
Sangat Berpengaruh
Keterlibatan Soebardjo dalam masa kemerdekaan sangat berpengaruh, karena ketika di BPUPKI sumbangan pemikirannya diperhitungkan saat menyusun dasar negara Indonesia.
Keteladanan yang bisa diambil generasi sekarang dari tokoh Mr Achmad Soebardjo adalah, tokoh ini mengajarkan keberanian hingga mempertaruhkan nyawa demi bangsa . Kemampuan diplomasinya juga layak menjadi referensi bagi generasi penerus.
Tokoh ini menginspirasi generasi muda untuk mengutamakan dialog, berintegritas, berdedikasi tinggi, cerdas dalam berorganisasi dan berpolitik demi kedaulatan bangsa. (Sumber : Wikipedia dan berbagai sumber lainnya)

Memanfaatkan Momentum Mudik untuk Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja Daerah 