catrawarta.com — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan libur panjang Lebaran 2026, kepastian ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji menjadi perhatian penting masyarakat, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang setiap tahunnya menjadi tujuan arus mudik sekaligus destinasi wisata.
Menjawab kekhawatiran tersebut, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana) Migas DIY memastikan stok energi di wilayah DIY dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa Lebaran.
Ketua Dewan Pertimbangan Hiswana Migas DIY, Siswanto, menegaskan, seluruh jaringan distribusi BBM dan LPG telah dipersiapkan secara matang bersama Pertamina.
“Kebutuhan terkait BBM dan gas elpiji di wilayah DIY dipastikan mencukupi dan mendapatkan cadangan yang aman dari Pertamina, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan,” ujar Siswanto di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan paket sembako di kantor DPC Hiswana Migas DIY, Jalan Parangtritis, Bantul.
Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus Hiswana Migas DIY sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan kesiapan organisasi dalam menghadapi lonjakan konsumsi energi selama masa mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi Lonjakan Konsumsi Energi
Seperti diketahui, setiap musim mudik Lebaran, konsumsi BBM di sejumlah wilayah biasanya meningkat signifikan. DIY yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit nasional juga diprediksi akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.
Karena itu, Hiswana Migas DIY bersama jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Mulai dari penguatan distribusi, kesiapan layanan SPBU, hingga koordinasi dengan pihak terkait agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Untuk kesiapan SPBU di wilayah DIY, semuanya sudah dikondisikan untuk melayani pemudik dan warga dengan baik,” kata Siswanto.
Ia menambahkan, seluruh potensi yang dimiliki jaringan Hiswana Migas telah dilibatkan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar tanpa gangguan selama periode Lebaran.
Menepis Kekhawatiran Dampak Geopolitik
Siswanto juga menanggapi rumor yang beredar terkait kemungkinan menipisnya cadangan BBM akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, isu tersebut tidak perlu menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
“Terkait rumor cadangan BBM yang menipis akibat ketegangan di Timur Tengah, kami pastikan semua sudah dipersiapkan dengan baik demi kesejahteraan bersama,” jelasnya.
Ia menegaskan, koordinasi dengan Pertamina terus dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap stabil selama periode Lebaran.
Selain memastikan ketersediaan energi, Hiswana Migas DIY juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar lebih berhati-hati di jalan.
Peningkatan arus kendaraan diperkirakan akan terjadi beberapa hari sebelum hingga setelah Hari Raya Idul Fitri, terutama pada jalur utama menuju Yogyakarta yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit pemudik.
“Hiswana Migas DIY juga menghimbau para pemudik untuk berhati-hati dalam perjalanan mudik karena potensi keramaian jalan raya yang bakal penuh,” pesannya.
Berbagi Bansos
Di sela kegiatan tersebut, Hiswana Migas DIY juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu di sekitar kantor DPC Hiswana Migas DIY di Jalan Parangtritis, Bantul.
Menurut Siswanto, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk tidak hanya berperan dalam sektor energi, tetapi juga memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
“Pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Hiswana Migas terhadap masyarakat di tengah situasi yang dirasa sulit saat ini,” ujarnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.

Legenda Rock Indonesia Tutup Usia, Berkarya Hingga Akhir Hayat 